alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penyidikan Kasus Perampokan yang Tewaskan Satpam di Solo Berlanjut, Polisi Periksa 9 Saksi

Ronald Seger Prabowo Selasa, 16 November 2021 | 21:34 WIB

Penyidikan Kasus Perampokan yang Tewaskan Satpam di Solo Berlanjut, Polisi Periksa 9 Saksi
Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus perampokan yang terjadi di sebuah gudang rokok di jalan Brigjen Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo. [Dok Polresta Solo]

Dalam kejadian itu, satpam gudang tersebut Suripto (35) warga Karanggede, Kabupaten Boyolali ditemukan meninggal dunia dengan penuh luka di kepala.

SuaraSurakarta.id - Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus perampokan yang terjadi di sebuah gudang rokok di jalan Brigjen Sudiarto, Joyotakan, Serengan, Solo, Senin (15/11/2021).

Dalam kejadian itu, satpam gudang tersebut Suripto (35) warga Karanggede, Kabupaten Boyolali ditemukan meninggal dunia dengan penuh luka di kepala.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri melalui Kasatreskrim AKP Djohan Andika mengatakan saat ini total saksi yang telah diperiksa berjumlah sembilan orang terdiri dari pihak pengelola gudang, maupun masyarakat di wilayah sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Korban sekuriti yang ditemukan meninggal, juga telah dilakukan otopsi dan kini sedang menunggu hasil.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bekuk 4 Perampok Rp 400 Juta di PIK, Ini Perannya

"Kami juga telah melakukan penyitaan barang-barang bukti untuk keperluan penyidikan," kata Kasat Reskrim, Selasa (16/11/2021).

Djohan menuturkan, polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui cara pelaku melukai korban. Petugas juga sedang melakukan pencarian melalui CCTV yang ada di lingkungan sekitar TKP.

Dijelaskan pelaku diduga merusak pintu sebelum masuk area gudang sampai akhirnya menggondol brankas.

"Ada beberapa tempat yang mengalami kerusakan contohnya pintu yang dirusak," ujarnya.

Terkait keterlibatan orang dalam, menurutnya, Polisi sedang melakukan penyelidikan. Pihaknya juga belum dapat memaparkan secara persis jumlah pelaku yang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas).

Baca Juga: Komplotan Perampok Rp 400 Juta di PIK Tertangkap, Salah Satunya Residivis

"Sekarang masih kita dalami. Penyidikan saat ini masih berjalan," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait