facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Digeruduk Aliansi Mahasiswa, Tim Evaluasi UNS Solo: Kami Bekerja Tidak Berdasarkan Isu

Budi Arista Romadhoni Senin, 01 November 2021 | 19:10 WIB

Digeruduk Aliansi Mahasiswa, Tim Evaluasi UNS Solo: Kami Bekerja Tidak Berdasarkan Isu
Aliansi Mahasiswa, melakukan aksi demo di Halaman Kampus UNS Solo, Senin, (1/11/2021). [Suara.com/Budhi Kusumo]

Aliansi Mahasiswa UNS Solo, melakukan aksi demo di Halaman kampus, mereka menuntut pihak Rektorat untuk bersikap tegas dalam kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra

SuaraSurakarta.id - Aliansi Mahasiswa UNS Solo, melakukan aksi demo di Halaman Kampus pada Senin, (1/11/2021).

Dalam aksi  Mahasiswa UNS Solo itu mereka menuntut pihak Rektorat untuk bersikap tegas dalam kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra saat mengikuti Diklatsar Menwa.  

Dari pantauan dilapangan, aliansi mahasiswa  bergerak melakukan aksi demo dari Gedung SPMB UNS, lalu melakukan longmarch ke Gedung Rektorat UNS.

Dalam aksi itu beberapa tuntutan  disampaikan oleh Presiden BEM UNS Solo, Zakky Musthofa Zuhad didepan para Tim Evaluasi UNS Kasus Meninggal GE.

Baca Juga: Mahasiswa Meninggal Saat Diklat Menwa, UNS Diminta Fair Jelaskan Sebab Kematian Gilang

Pertama, Rektorat UNS harus bersikap tegas dan transparan segala bentuk tindak pidana dan informasi terkait kasus Gilang Endi Saputra serta memberikan keadilan untuk korban dan keluarga.

Kedua, Rektorat UNS dan Menwa juga harus bertanggung jawab atas meninggalnya korban Gilang.

Ketiga, Rektorat UNS diharapkan meninju ulang relevansi dan akan membubarkan Menwa UNS jika terbukti melanggar peraturan Rektor nomor 26 tahun 2020.

Setelah menyuarakan tiga tuntutan itu, langsung ditanggapi  Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus.

Prof. Ahmad Yunus mengatakan saat ini pihak UNS masih menunggu hasil penyidikan Pihak Kepolisian untuk memutuskan tidak lanjut pembubaran Menwa UNS.

Baca Juga: Mahasiswanya Meninggal Saat Diklatsar, UNS Solo Akhirnya Bekukan Menwa

"Pertama kami tidak menerima kekerasan dalam bentuk apapun, Kedua kita masih menunggu hasil penyelidikan terhadap kasus ini dan Ketiga saat ini kami belum menerima hasil autopsi dari pihak kepolisian," ungkapnya di Depan Gedung Rektorat UNS.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait