alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stres! Sakit Tak Sembuh-sembuh, Nenek di Wonogiri Ini Nekat Gantung Diri

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 22 Oktober 2021 | 16:02 WIB

Stres! Sakit Tak Sembuh-sembuh, Nenek di Wonogiri Ini Nekat Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri. Nenek di Wonogiri ini nekat melakukan bunuh diri karena stres sakit tak sembuh-sembuh. (Shutterstock)

Nenek di Wonogiri ini nekat melakukan bunuh diri karena stres sakit tak sembuh-sembuh

SuaraSurakarta.id - Memiliki sakit yang tak sembuh-sembuh tentu saja membuat orang frustasi. Apalagi, usia yang sudah tidak muda lagi. 

Menyadur dari Solopos.com jaringan Suara.com, seorang nenek asal Kecamatan Selogiri, Wn, 65, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Kamis (21/10/2021) pukul 08.30 WIB. Diduga Wn bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Wonogiri, AKP Suwondo, kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021), menyampaikan jenazah Wn kali pertama ditemukan tetangganya, Si, 80. Awalnya Si memanggil perempuan itu beberapa kali tetapi Wn tak menjawab.

Lalu Si mengecek kondisi dalam rumah Wn dari dapur. Si melihat Wn dalam kondisi tergantung di leher. Lalu Si memanggil tetangga lainnya, Tg, 55. Setelah itu Si dan Tg mengecek kondisi Wn.

Baca Juga: Sepanjang Pandemi, Sebanyak 415 Anak Bunuh Diri di Jepang

Saat dicek Wn sudah meninggal dunia. Kemudian mereka mengabarkan peristiwa itu kepada pengurus rukun tetangga (RT) dan melapor ke polisi. Polisi datang bersama petugas medis dari puskesmas setempat.

“Dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa korban [Wn] meninggal dunia akibat leher tercekik setagen. Lidah menjulur dan korban mengeluarkan kotoran. Di tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan atau penganiayaan. Diduga korban bunuh diri dengan cara gantung diri,” kata Suwondo mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto.

Gantung diri di Wonogiri (Istimewa/Polres Wonogiri )
Gantung diri di Wonogiri (Istimewa/Polres Wonogiri )

Dia melanjutkan, dari keterangan saksi-saksi Wn diduga depresi karena sudah lama sakit asam urat. Dia hidup di rumah sendirian. Anaknya merantau ke Jakarta.

Pihak keluarga menerima kematian Wn dan membuat surat pernyataan tidak ingin jenazah Wn diautopsi.

Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga: Polri Tangkap Jaringan Penagih Utang Pinjol Ilegal hingga Mengakibatkan Korban Bunuh Diri

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait