Klaster PTM Muncul di Solo, Gibran: Jalan Terus, Nggak Usah Panik

Jika ditemukan ada klaster, hanya sekolah yang bersangkutan ditutup sementara.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:45 WIB
Klaster PTM Muncul di Solo, Gibran: Jalan Terus, Nggak Usah Panik
Ilustrasi pembelajaran tatap muka. [kaltimtoday.co]

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menilai adanya klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak menganggu kegiatan PTM di Kota Solo. 

Karena kegiatan PTM di sekolah yang aman dan murid-muridnya negatif tetap jalan terus.  Tetapi jika ditemukan ada klaster, hanya sekolah yang bersangkutan ditutup sementara.

"Ini tidak akan menganggu PTM di Kota Solo. Tenang saja," terang Gibran, Selasa (19/10/2021).

Sejauh ini mereka yang positif Covid-19 tidak di karantina tapi isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga:Pergoki Bocil-bocil Murid SD Malah Jajan Es Usai PTM, Ini Reaksi Gibran Rakabuming

Nanti akan di tracing dulu orang tua-orang tuanya, jadi akan tahu hasilnya bagaimana.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Danny Pomanto (kanan) saat memberikan keterangan kepada pers dalam acara Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 di The Rich Jogja Hotel, Rabu (13/10/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Danny Pomanto (kanan) saat memberikan keterangan kepada pers dalam acara Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 di The Rich Jogja Hotel, Rabu (13/10/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

"Untuk tracing yang berasal dari luar Solo, kita akan koordinasikan dengan daerah sekitar. Jadi akan tetap terpantau," kata dia.

Adanya klaster PTM ini akan menjadi bahan evaluasi mengenai kelonggaran bagi anak-anak.  Karena anak-anak di bawah 12 tahun belum bisa di vaksin, makanya harus ekstra hati-hati.

"Mungkin saja belum di vaksin jadi salah satu faktornya," ucapnya.

Gibran sendiri sering mendapat komplain dari masyarakat. Misalkan anak kecil tidak boleh masuk Jurug Solo Zoo, hingga anak kecil tidak boleh masuk mall.

Baca Juga:Belasan Siswa dan Guru Peserta PTM di Kota Bandung Positif COVID-19

"Saya jelaskan anak kecil itu lebih riskan, makanya kita lindungi. Bukan kita batasi, kita itu penginnya melindungi," papar dia.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani mengatakan untuk PTM tetap berlanjut meski ditemukan adanya kasus. 

"Yang dihentikan sementara itu jika di sekolah ditemukan adanya kasus. Tidak semua, tapi yang ada kasusnya saja," ucapnya. 

Ahyani menambahkan, tracing dan testing ke sekolah-sekolah akan terus dilakukan.  Bahkan tidak menutup kemungkinan tracing dan testing di kampung-kampung.

"Pengetatan dan pengawasan terus dilakukan. Jika ditemukan adanya kasus, langsung kita tindaklanjuti," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak