"Waktu itu kita sudah siapkan satu lantai lagi untuk ruang Covid-19 di lantai 6. Tapi kita rekrutmen relawan tidak ada yang daftar, jadi sudah siap semua," imbuhnya.
Fokus saat ini memperbaiki fasilitas yang rusak, seperti ada yang patah. Jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan sudah siap dipakai.
Untuk pelayanan umum, awal-awal pandemi sempat ditutup dan dibuka kembali. Tapi sekarang perlu dikembangkan lagi agar masyarakat mau periksa.
"RSBK aman dan jalurnya pun jelas. Jadi perlu dikembangkan lagi," ucapnya.
Baca Juga:Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Mulai Hidup Berdampingan Dengan Covid-19
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan trend kasus Covid-19 di Solo terus turun.
Angka-angkanya sudah benar-benar turun, kasus harian maupun yang isolasi mandiri serta BOR juga turun," tandasnya. Namun, masyarakat tetap tidak abai dan menerapkan protokol kesehatan.
"Prokes harus tetap dipatuhi, jangan abai. Kita tidak ingin kasusnya naik lagi ke level 4, kita optimis bisa turun ke level 2 hingga tidak ada kasus," papar dia.
Pelonggaran kegiatan masyarakat akan terus dilakukan tapi secara terbatas. Kesadaran masyarakat sangat diperlukan dan penting sekali.
Satpol PP akan terus memantau kondisi di lapangan hingga dilakukan swab acak ditempat.
Baca Juga:Luna f(x) Segera Rilis Lagu Solo di Agensi Barunya
"Butuh kesadaran masyarakat. Kita tidak bisa setiap hari itu mengingatkan dan memantau," pungkas dia.