“Pengemudi Sugeng Rahayu tidak dapat menguasai laju kendaraan hingga membentur mobil pikap dan rambu-rambu lalu lintas. Mobil patroli Satlantas hanya terkena imbas dari rambu-rambu dan water barrier,” terang Ipda Irwan kepada Solopos.com.
Mendapat laporan itu, sejumlah relawan dari PMI Sragen dan PSC 119 Sukowati datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Terdapat tiga korban akibat kecelakaan itu.
Mereka adalah sopir pikap Nur Susanto dan kedua orang tuanya, Wakidi (57), dan Wanti (54), yang jadi penumpang. Nur Susanto dalam kondisi sadar dengan luka sobek pada kepala bagian samping. Wakidi luka pada pelipis kanan dan mengeluhkan pusing. Sementara Wanti dalam kondisi sadar, sobek kepala bagian belakang dan mengeluhkan pusing.
Baca Juga:Adu Banteng di Jalan Godean, Satu Meninggal Dunia dan Satu Cedera Kepala Berat