alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

From Hero To Zero, Anak Akidi Tio Bakal Dijemput Paksa dalam Kasus Penipuan Rp 2,3 Miliar?

Ronald Seger Prabowo Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:29 WIB

From Hero To Zero, Anak Akidi Tio Bakal Dijemput Paksa dalam Kasus Penipuan Rp 2,3 Miliar?
Keluarga Akidi Tio meninggalkan Polda Sumatera Selatan [ANTARA]

Namanya sempat melambung setelah viral pemberian donasi sebesar Rp 2 trilun untuk penanganan Covid-19 melalui Polda Sumatera Selatan.

SuaraSurakarta.id - Istilah from hero to zero mungkin layak untuk menggambarkan kondisi anak bungsu pengusaha Akidi Tio, Heriyanti.

Namanya sempat melambung setelah viral pemberian donasi sebesar Rp 2 trilun untuk penanganan Covid-19 melalui Polda Sumatera Selatan.

Inisiasi donasi ini pun sebenarnya berasal dari anak bungsu Akidi Tio ini yang menghubungi dokter keluarga Prof Hardi Darmawan agar dapat menyalurkan bantuan atas nama keluarga guna penanggulangan COVID 19 di Sumatera Selatan.

Donasi bernilai fantastik atau dikatakan menyerupai donasi Bill Gate ini belum juga teralisasi. Polisi mengklaim telah mendalami motif anak Akidi Tio melakukan hal ini.

Baca Juga: TOP 3 NEWS: Marak Baliho Puan Maharani Hingga Kepindahan Lionel Messi ke PSG

Tak cukup itu saja, kini Heriyanti juga berstatu sebagai terlapor dalam kasus penipuan sekaligus penggelapan atas uang Rp 2,3 miliar.

Dia juga terancam dijemput paksa pihak kepolisian, mengingat pelapor atas tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut sudah menyampaikan klarifikasi kepada tim penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan.

Tim kuasa hukum, dr. Siti Mirza memastikan kliennya sudah membuat laporan atas kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan terlapor anak Akidi Tio, Heriyanti.

"Baik, saya jelaskan jika Rabu tanggal 11 Agustus 2021 kemarin, dr. Siti Mirza sudah menyampaikan klarifikasi kepada tim penyelidik dari Ditreskrimum Polda Sumsel terkait laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana ketentuan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP yang dilakukan oleh saudari Heryanty," ujar Kuasa Hukum dr Siti Mirza, Rangga Afianto, S.H., M.Si., Kamis (13/8/2021).

Kliennya sudah diperiksa sebagai saksi pelapor dengan menyerahkan bukti-bukti pendukung yang dibutuhkan guna menelusuri transaksi terlapor Heryanty dalam kurun waktu Mei 2019.

Baca Juga: Ogah Umbar Hasil Pemeriksaan Kapolda Sumsel soal Donasi Fiktif, Mabes Polri Tutupi Kasus?

Polisi juga dapat bergerak cepat melakukan pengembangan atas kasus ini. Penyelidikan cepat juga dapat melihat secara terang benderang kebenaran fakta-fakta hukum dari saudari Heryanty.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait