Alviano, Bocah Yatim Piatu Karena Covid-19 Asal Kaltim Bakal Diboyong ke Sragen

Ibunya Lina Safitri meninggal pada Senin (19/7/2021) dan ayahnya Kino Raharjo menyusul wafat, Selasa (20/7/2021) karena Covid-19.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 25 Juli 2021 | 13:02 WIB
Alviano, Bocah Yatim Piatu Karena Covid-19 Asal Kaltim Bakal Diboyong ke Sragen
Kisah Bocah 10 Tahun Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19 (Instagram)

SuaraSurakarta.id - Kisah Alviano Dafa Raharjo yang menjadi yatim piatu karena ibunya Lina Safitri meninggal pada Senin (19/7/2021) dan ayahnya Kino Raharjo menyusul meninggal dunia pada Selasa (20/7/2021) karena Covid-19 memantik keprihatinan berbagai kalangan.

Bocah yang baru duduk di kursi Kelas IV SD tersebut tinggal di Kampung Linggang Purworejo RT 004, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

Diketahui, orang tua sang bocah yang berasal dari Kabupaten Sragen. Kino merupakan anak pasangan Mitro Kiman dan Panikem, warga Dukuh Bayanan RT 014, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen,

Sementara Lina berasal dari Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan.

Baca Juga:Soal Pasien Covid-19 Diamankan di Toba: Suamiku Coba Tularkan Sakitnya ke Warga

"Kami kehilangan sepasang anak dalam dua hari. Bahkan di waktu yang tidak lama, ada enam warga di satu RT ini yang juga meninggal dunia,” ucap Panikem saat berbincang dengan Solopos.com di kediamanannya, Sabtu (24/7/2021).

Panikem bercerita, Kino dan Lina merantau jualan cilok dan es di Kalimantan Timur sejak 9 tahun lalu. Ia menyampaikan kala itu usia bocah yang biasa disapa Alvin atau Vino itu baru hampir setahun saat diajak merantau. Setelah empat tahun merantau sempat pulang ke Bayanan.

“Rumah ini juga yang membangun Kino. Memang rumah ini diwariskan ke Kino dan keluarganya. Karena kedua anak saya sudah meninggal maka warisnya ya jatuh ke cucu saya, Alvin. Sesuai keinginan si Alvin sendiri rumah jangan diplester atau dikeramik karena biar bapaknya yang memperbaikinya,” ujar Panikem.

Panikem sangat terpukul saat mendengar almarhumah Lina meninggal karena dalam kondisi mengandung dengan usia kandungan lima bulan.

Panikem berharap saat lahir bisa pulang ke Sragen dan biarlah Kino yang merantau. Sebelum meninggal, Panikem mendapat cerita dari putra mantunya, Joko Widodo, yang sempat dihubungi Kino.

Baca Juga:Ribuan Orang Menolak Divaksin Covid-19, Polisi Yunani Bentrok dengan Warganya

“Kino ternyata sudah menitipkan Alvin kepada pakdenya [Joko Widodo] supaya diasuh. Kino juga berpesan kepada adik saya [bibinya Kino] dan menitipkan saya dan mbah kakung [Mitro Kiman],” katanya didampingi Sumini.

Sementara kakak almarhum Kino, Sumini menginginkan Alvin segera dijemput dan bisa tinggal di Sragen. Namun, Sumini menyadari dalam situasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tidak memungkinkan untuk menjemput.

Apalagi Sumini juga mengetahui bila Alvin masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kutai Barat sampai 25 Juli 2021 besok.

“Rumah pakdenya itu hanya bersebelahan di Kutai Barat itu. Jadi di sana yang mengurus pakde-pakdenya,” ujar Sumini.

Sumber: Solopos.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini