"Ini semua untuk menyelamat warga semua agar tidak terkena Covid-19. Penyebaran Covid-19 pun ditekan, saya harap warga bisa sadar," imbuh dia.
Teguh mengatakan jika dari awal pemberlakuan PPKM Darurat hingga saat ini masih lumayan. Pergerakan malam itu dari pukul 20.00 WIB kelihatan mereda, karena setiap malam itu stakeholder muter semua.
"Memang masih ada pelanggaran terutama yang kuliner yang makan ditempat. Tiap malam terus kita giatkan memantau," sambungnya.
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan jika sebagian besar sudah cukup patuh dan memaklumi dengan penerapan PPKM Darurat.
Baca Juga:Polisi Biarkan Kemacetan Parah di Perbatasan Jakarta: Kami Harus Periksa Kendaraan
"Tapi nanti kita lebih kuati lagi di malam hari. Masih ada beberapa yang kita kecolongan tapi tidak apa-apa," tandas dia.
Ini sudah hari ketiga, nanti malam yakin sudah lebih baik. Setiap hari akan dilakukan pemantauan terus.
Gibran menambahkan, masih ada pelaku usaha yang ngeyel. Tapi petugas gabungan sudah menindaklanjutin.
"Tapi pagi saya muter masih ada beberapa yang ngeyel. Tapi kalau sudah dikasih tahu sebenarnya cukup menerima semua, ini untuk kebaikan kita semua," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Mau Dapat Penghasilan Selama PPKM? Ini 4 Rekomendasi Pekerjaan Sampingan!