Wonogiri Jadi Wilayah Rawan Gempa dan Tsunami, Ini Penjelasan BPBD

Wonogiri diklaim sebagai wilayah yang rawan terjadi gempa dan tsunami

Budi Arista Romadhoni
Senin, 07 Juni 2021 | 19:00 WIB
Wonogiri Jadi Wilayah Rawan Gempa dan Tsunami, Ini Penjelasan BPBD
Pantai Sembukan, Kecamatan Paranggupito, Wonogiri. Sekitar 1960, warga sekitar membuat garam di sekitar pantai itu untuk dijadikan kebutuhan pangan. Foto diambil beberapa waktu lalu. [Solopos.com/M. Aris Munandar]

SuaraSurakarta.id - Kabupaten Wonogiri disebut-sebut sebagai wilayah yang rawan terjadi gempa dan tsunami. Masyarakat pun diminta waspada akan terjadinya bencana tersebut. 

Dilansir dari Solopos.com, wilayah pesisir Kabupaten Wonogiri diklaim aman ketika terjadi bencana tsunami karena mempunyai tebing tinggi di sekitar pantai.

Namun demikian, masyarakat Wonogiri tetap harus mewaspadai dengan potensi kerusakan akibat bencana gempa bumi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, mengatakan jika terjadi tsunami di wilayah Wonogiri, permukiman warga dipastikan aman. Sebab di sekitar pantai kawasan Paranggupito terdapat tebing dengan ketinggian sekitar 20-30 meter.

Baca Juga:Keren! Pemerintah Desa di Wonogiri Ini Layani Masayarakat dengan Aplikasi WA Pak Pala

"Permukiman aman itu dalam arti air tsunaminya. Kalau dampak gempa berupa bangunan rusak dan sejenisnya tidak bisa diprediksi. Karena tsunami itu diawali dengan gempa. Bahkan juga ada gempa susulannya," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/6/2021).

Maka dari itu, kata Bambang, hal yang sangat perlu diantisipasi dari tsunami adalah dampak ikutan lainnya. Salah satu diantaranya adalah kerusakan bangunan warga atau fasilitas umum yang tidak memenuhi persyaratan teknis.

Gempa, menurut dia, juga bisa mengakibatkan tanah, tebing dan bebatuan di wilayah Wonogiri longsor. Terlebih di Wonogiri bagian selatan kontur tanahnya dari batuan karst.

Bukan hanya kerusakan, gempa juga mengakibatkan kemiskinan dan disabilitas. Maka kesiapsiagaan seseorang wajib dilakukan untuk pengurangan risiko korban dan dampak lain.

"Setiap tahun kami adakan simulasi bencana di pantai. Ketika terjadi gempa, orang di sekitar pantai harus meninggalkan pantai. Pengelolan objek wisata sudah kami beri edukasi agar memberitahu pengunjung sesuai jalur evakuasi," ungkap dia.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Wonogiri Sayangkan Soloraya Tak Kompak Tutup Pariwisata

Kesiapan

Menurut Bambang, upaya membangun kesiapsiagaan diri sendiri dalam menghadapi bencana sangat penting. Berdasarkan hasil penelitian dan survei di Jepang Great Hansin Erthquake 1995 tentang sebab-sebab korban tsunami selama dari durasi "golden time" menyebutkan kesiapsiagaan diri sendiri menjadi peran utama dalam menyelamatkan diri.

Presentase kesiapsiagaan diri sendiri dalam menghadapi bencana di Wonogiri saat ini mencapai 34,9 persen. Kemudian disusul dukungan keluarga 31,9%, dukungan teman atau tetangga 28,1%, dukungan orang sekitar 2,6%, dukungan tim penolong 1,7% dan lain-lain 0,9%.

"Bantuan dari kami [petugas] itu hanya 1,7 persen. Maka menghadapi bencana dari kesiapsiagaan diri sendiri sangat penting. Maka kami selalu memberi edukasi kepada warga di sekitar pantai agar membiasakan diri melakukan kesiapsiagaan," kata dia.

Ia mengatakan, sejak 2016, setiap tahun BPBD Wonogiri mengadakan gladi lapangan atau simulasi bencana dengan cara menggambarkan kejadian sesungguhnya. Yang sangat perlu diberi penekanan adalah wisatawan. Untuk warga sekitar sudah berulangkali mengikuti simulasi. Selain itu sudah hafal dengan jalur evakuasi.

"Upaya meningkatkan kewaspadaan dan menyelamatkan diri wajib dilakukan setiap warga. Yang bisa menyelamatkan nyawa bencana hanya warga itu sendiri. Maka harus memberdayakan diri kita sendiri," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini