Bela Gus Miftah, Abu Janda Rela Masuk Neraka Asal Tidak Ada UAS

Abu Janda menyoroti fatwa haram yang dikeluarkan oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terkait hukum umat muslim masuk ke rumah ibadah agama lain

Budi Arista Romadhoni
Senin, 10 Mei 2021 | 10:45 WIB
Bela Gus Miftah, Abu Janda Rela Masuk Neraka Asal Tidak Ada UAS
Tangkapan layar Abu Janda berada di sebuah gereja. [Instagram]

SuaraSurakarta.id - Lama menghilang pasca kasus ujaran kebencian terhadap Islam dan ucapan rasis ke Natalius Piqai, Permadi Arya alias Abu Janda kembali aktif membuat postingan kontroversi di akun media sosialnya.

Lewat postingan foto di dalam Gereja, Abu Janda ikut membela Gus Miftah yang dihujat kafir saat orasi di Gereja belum lama ini.

Abu Janda juga menyoroti fatwa haram yang dikeluarkan oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait hukum umat muslim masuk ke rumah ibadah agama lain. Menurutnya hal itu terlalu berlebihan, karena Abu Janda sering keluar-masuk Gereja.

"Alhamdulillah, saya muslim, dan saya sudah keluar masuk gereja. Saya mengagumi keindahan arsitektur dan interiornya," tulisnya di akun instagram @permadiaktivis2, Rabu (05/05/2021).

Baca Juga:Pembelaan Gus Miftah Dituduh Kafir karena Masuk Gereja

Baginya jika ingin menjadi muslim yang baik, maka tak perlu mendengar apa yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad.

Lebih lanjut, Abu Janda juga menyebut jika dirinya enggan masuk surga di akhir kelak jika di dalamnya ketemu Habib Rizieq Shihab, Ustaz Abdul Somad, dan Tengku Zulkarnain.

Abu Janda rela memilih masuk neraka ketimbang harus ketemu orang-orang tersebut.

"Jika saya sebagai Muslim bakal masuk neraka (menurut mereka) hanya karena saya mengucapkan selamat natal atau masuk ke dalam gereja. So be it (biarkanlah!) minimal di akhirat nanti saya tidak akan bertemu Rijik cabul, Somad, Tengkuzul, dkk. Najis tralala juga kalo harus ngabisin kekal selamanya bersama mereka," jelas Abu Janda.

Berkat postingan foto itu, ramai-ramai warganet mendukung Abu Janda. Bahkan warganet mengaku senang dengan kembalinya Abu Janda di media sosial.

Baca Juga:Dituding Kafir Orasi di Gereja, Gus Miftah: Kebangetan!

"Manusia tidak berhak mengkafir-kafirkan orang dan tidak berhak melarang orang lain menghormati agama lain. Tuhan itu sangat teramat baik," kata akun instagram @chistysuatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini