Klaster Tarawih di Sragen, Imam Masjid dan Keluarganya Positif Covid-19

Klaster tarawih muncul di Kabupaten Sragen, akhirnya satu RT di desa tersebut harus di-lockdown

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 05 Mei 2021 | 18:50 WIB
Klaster Tarawih di Sragen, Imam Masjid dan Keluarganya Positif Covid-19
Sejumlah tenaga kesehatan dari bidan desa dan Puskesmas Sambirejo, Sragen, memeriksa kesehatan warga di dukuh yang di-lockdown di wilayah Desa/Kecamatan Sambirejo, Sragen, Rabu (5/5/2021). [Solopos.com/Tri Rahayu]

SuaraSurakarta.id - Klaster Covid-19 kembali muncul di berbagai daerah. Yang lagi marak adalah klaster tarawih

Dilansir dari Solopos.com, Klaster tarawih terbaru muncul di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Satu lingkungan rukun tetangga (RT) di wilayah Desa/Kecamatan Sambirejo, Sragen, di-lockdown sejak Selasa (4/5/2021).

Hal itu dilakukan setelah ditemukan seorang imam masjid dan dua orang anaknya terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang imam masjid itu diketahui positif Covid-19 setelah menjalankan salat tarawih di luar wilayah Sambirejo.

Dari kasus klaster tarawih tersebut, Puskesmas Sambirejo melakukan tracing dan menemukan sebanyak 32 warga kontak erat.

Baca Juga:Klaster Tarawih, Menag: Kasus di Banyumas Ini Menjadi Pelajaran Berharga

Dari penelusuran tracing pula diketahui salah satu anak dari imam masjid itu juga mengajar atau guru mengaji di taman pendidikan Alquran (TPA). Puskesmas Sambirejo merencanakan untuk pemeriksaan rapid test antigen terhadap 26 anak TPA di Puskesmas Sambirejo pada Kamis (6/5/2021).

Penjelasan tersebut diungkapkan Kepala Desa Sambirejo, Suparjo Jojon, didampingi Bayan Sambirejo Haryanto saat berbincang dengan wartawan di sela-sela sosialisasi protokol kesehatan di lingkungan RT yang di-lockdown, Rabu (5/5/2021).

Dalam sosialisasi itu, Babinsa Sambirejo Pelda Muhlisin menyampaikan imbauan dan pengarahan kepada warga lewat pengeras suara. Lima orang tenaga kesehatan dari bidan desa dan Puskesmas Sambirejo melakukan pemeriksaan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab test.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek kandungan oksigen dalam darah dan suhu badan serta wawancara terkait dengan gejala yang muncul.

“Awalnya hanya ada satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sekarang dirawat di rumah sakit, W, yang kebetulan imam masjid. Setelah itu dilakukan tracing terhadap 10 orang warga yang ikut salat tarawih bersama Pak W. Dari hasil tracing itu diketahui anak kandung dan anak menantunya ikut positif. Kemudian dilakukan tracing lanjutan terhadap 22 orang anggota jemaah masjid dan keluarga,” ujar Suparjo.

Baca Juga:Brak! Diduga Mengantuk, Sumarno Tewas Usai Seruduk Truk di Sragen

Atas dasar itulah, Suparjo mengambil kebijakan untuk lockdownlingkungan satu RT di sekitar masjid itu sejak Selasa sampai 10 hari ke depan. Selama lockdown kehidupan keluarga satu RT sebanyak 65 keluarga itu ditanggung Pemerintah Desa (Pemdes) Sambirejo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak