alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Desahan Istri di Ruang Tamu, Jadi Penanda Akhir Hidup Sang Juragan Wajan

Chandra Iswinarno Kamis, 22 April 2021 | 20:34 WIB

Desahan Istri di Ruang Tamu, Jadi Penanda Akhir Hidup Sang Juragan Wajan
Polres Bantul menggelar konferensi pers terkait dugaan pembunuhan korban di Jembatan Selo Gedong, Argodadi, Sedayu, di Mapolres Bantul, Rabu (31/3/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Kasus pembunuhan terhadap juragan wajan Budiyantoro ternyata dilakukan dengan sejumlah kode khusus yang diberikan sang istri kepada pelaku.

"Skenarionya membunuh saat berhubungan intim. Istri korban memberi kode tertentu dengan mendesah dan tersangka melancarkan aksinya," kata dia.

Setelah membunuh Budiyantoro, kedua tersangka melakukan ibadah Salat Isya bersama.

"Tapi karena badan korban besar, akhirnya menggunakan mobil. Istri korban memberikan kunci mobil untuk memudahkan membawa mayat suaminya," terang dia.

Ngadi juga mengungkapkan, jika Nur Kholis dan KI kerap berhubungan. Ngadi mengemukakan, kemungkinan hubungan tersebut diketahui Budiyantoro hingga membuatnya murka.

Baca Juga: Nekat Bunuh Suami hingga Selingkuh dengan Sepupu, Begini Pengakuan KL

"Hubungan khusus antara keduanya, tersangka 1 (Nur Kholis) dan istri ini terjadi sejak empat bulan lalu, sekitar awal 2021. Hubungan itu kemungkinan diketahui oleh suami dan mengancam akan membunuh keduanya," terang dia.

Kini keduanya dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait