Pastor Gereja Katedral Denpasar Ajak Umat Tak Tanggapi Isu Provokatif

Selain itu, pengurus gereja juga meyakinkan seluruh umat, bahwa pengamanan di gereja juga diperketat dan ditingkatkan.

Siswanto
Jum'at, 02 April 2021 | 14:42 WIB
Pastor Gereja Katedral Denpasar Ajak Umat Tak Tanggapi Isu Provokatif
Ilustrasi gereja. (Shutterstock)

SuaraSurakarta.id - Pastor Paroki Gereja Katedral Denpasar, Bali, RD Rony Alfridus Bere Lelo, mengajak seluruh umat tidak menanggapi isu-isu maupun tindakan yang sifatnya provokatif, setelah aksi bom bunuh diri di Makassar dan teror di Mabes Polri.

"Jika ada pernyataan atau kata-kata yang sebenarnya sifatnya provokator tidak perlu ditanggapi dan yang harus kita lakukan dengan menjalankan kehidupan iman kita dengan baik dan setia pada ajaran Tuhan," kata Rony di Gereja Katedral Denpasar, Jumat (2/4/2021).

Ia mengatakan sejak kejadian bom bunuh diri di Makassar dan teror di Mabes Polri Jakarta, ada satu, dua umat yang mengeluh atau khawatir dengan kondisi tersebut. Namun, setelah diberikan pemahaman dan keyakinan sehingga mampu membuat suasana menjadi tenang.

"Dibalik keluhan itu mereka masih punya keyakinan, jika Tuhan tidak mengizinkan itu tidak mungkin terjadi. Selain itu mereka (para umat) masih tetap setia menjalankan ibadah ke gereja sampai saat ini," katanya.

Baca Juga:Komentar Arie Untung soal Rekaman Video Zakiah Aini Serang Mabes Polri

Ia menjelaskan menurut pemahaman, pengetahuan dan pendengaran sebagai pengurus gereja, dua kejadian tersebut sedikit sekali punya dampak pada mental umat untuk datang dan beribadah ke gereja.

Selain itu, pengurus gereja juga meyakinkan seluruh umat, bahwa pengamanan di gereja juga diperketat dan ditingkatkan. Mulai dari pengamanan TNI-Polri wilayah Bali dan pengamanan internal.

"Perayaan Jumat Agung di Katedral Denpasar berjalan dengan lancar, normal, kemudian berkaitan dengan dua hari lalu, menurut pengetahuan, pemahaman dan pendengaran kami sebagai para pengurus gereja itu sedikit sekali punya dampak pada mental umat untuk datang merayakan ke gereja karena mereka tahu bahwa Gereja Katedral punya pengamanan yang ketat, ada TNI Polri dan pengamanan internal," katanya.

Ketua II Bidang Aksi Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki Gereja Katolik Katedral Denpasar Vitalis Alexander menambahkan meskipun sejauh ini ada kekhawatiran dari umat, namun pihak pimpinan Gereja Katedral Denpasar tetap mengajak masyarakat untuk tenang dalam menyikapi suatu peristiwa.

"(Kekhawatiran) pastinya ada, tetapi dari pimpinan Gereja Katolik Denpasar, mengajak masyarakat tetap tenang dan menyikapi peristiwa dengan bijaksana sehingga kami juga tetap waspada dan melakukan koordinasi dengan kepolisian dan pengetatan keamanan secara internal juga," kata dia. [Antara]

Baca Juga:Ibunda Menangis di Depan Kuburan Teroris Zakiah Aini: Allah Memanggilmu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak