facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pertama di Jawa Tengah, Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Sukoharjo Divaksin

Ronald Seger Prabowo Rabu, 24 Maret 2021 | 11:04 WIB

Pertama di Jawa Tengah, Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Sukoharjo Divaksin
Ilustrasi lansia menjalani vaksinasi Covid-19. [VOA Indonesia]

Ratusan calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sukoharjo mulai mendapatkan vaksin di Rumah Sakit (RS) Orthopedi Prof Soeharso, Sukoharjo.

SuaraSurakarta.id - Ratusan calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sukoharjo mulai mendapatkan vaksin di Rumah Sakit (RS) Orthopedi Prof Soeharso, Sukoharjo, Selasa (23/3/2021). Ini merupakan pemberian vaksin pertama di Jawa Tengah untuk calon jemaah haji lansia. 

"Ada 302 calhaj lansia dari jumlah 839 calhaj asal Kabupaten Sukoharjo. Ini adalah yang pertama vaksin haji yang dikhususkan untuk lansia," terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo dr Yunia Wahdiyati, Rabu (24/3/2021). 

Menurutnya, pemberian vaksi bagi calon jemaah haji yang lansia di atas 69 tahun merupakan petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Agama (Kemenag). Untuk vaksin bagi calon jemaah haji di bawah 60 tahun masih menunggu petunjuk prioritas selanjutnya.

"Vaksin bagi calhaj lansia merupakan prioritas dan seseuai petunjuk dari Kemenkes dan Kemenag. Untuk usia di bawah 60 tahun, kita masih menunggu petunjuk berikutnya," papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo ini.

Baca Juga: Waduh! Seorang Tentara Meninggal Usai Divaksin Covid-19

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani yang meninjau langsung prose kegiatan vaksinasi mengatakan jika vaksinasi bagi calon jemaah haji ini merupakan perdana di Jawa Tengah dan di pusatkan di RSO Orthooedi Sukoharjo. 

"Berharap seluruh calon jemaah haji dari Sukoharjo bisa berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Ini kan sempat tertunda, semoga tahun ini bisa berangkat," ujarnya. 

Etik meminta agar calon jemaah haji bisa untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah. Ini sebagai langkah persiapkan untuk pemberangkatan ke tanah suci. 

"Sehat sehat semuanya dan ini sebagai persiapan untuk pemberangkatan. Ini baru lansia dulu, untuk yang lain menunggu giliran," sambungnya. 

Sementara itu Direktur RSO Prof Soeharso, dr Pamudji Utomo menyatakan jika RS Orthopedi siap mendukung dan melaksanakan program vaksinasi. Ini sebagai rangkaian untuk menekan dan memberantas Covid-19. 

Baca Juga: Tim Independen Investigasi Kematian Warga Takalar Usai Vaksinasi Covid-19

"Selain pelaksanaan vaksi, kita siapkan ruangan ICU dan isolasi. Kita juga mengalokasikan 47 persen tempat tidur untuk Covid, kalau aturannya hanya 30 persen," tegasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait