Divonis Mati, Ini Fakta Penjagal Sadis Pembunuh Satu Keluarga di Sukoharjo

Terdakwa kasus pembunuhan sadis sekeluarga di Sukoharjo, Henry Taryatmo (41) divonis mati oleh majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Sukoharjo, Senin (15/2/2021).

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 16 Februari 2021 | 14:45 WIB
Divonis Mati, Ini Fakta Penjagal Sadis Pembunuh Satu Keluarga di Sukoharjo
Tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Baki, Sukoharjo, Hendry Taryatmo, 41, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Kamis (19/11/2020). [Solopos.com/ist]

SuaraSurakarta.id - Terdakwa kasus pembunuhan sadis sekeluarga di Sukoharjo, Henry Taryatmo (41) telah divonis mati oleh majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Sukoharjo, Senin (15/2/2021).

Henry dengan sadis  menghabisi satu keluarga warga Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, terdiri atas Suranto (4), istrinya Sri Handayani (36), dan dua putranya masing-masing Rafael (10), dan Dinar, (5).

Kasus pembunuhan itu memunculkan sejumlah fakta miris yang dilakukan terdakwa saat menghabisi secara keji satu keluarga tersebut. Terdakwa menjual mobil milik korban seusai aksi pembunuhan tidak hanya untuk membayar utang.

Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, terdakwa diketahui menggunakan uang hasil penjualan mobil itu untuk membayar wanita penghibur.

Baca Juga:Anak Kubur Ibunya Saat Pingsan di Malang Mengaku Dibisiki Makhluk Halus

"Jadi terdakwa ini menjual mobil hasilnya untuk bayar utang dan bayar wanita penghibur. Nilainya Rp850.000 untuk bayar wanita penghibur di Fave Hotel dan Rp1.200.000 di Alila Hotel," kata kuasa hukum keluarga korban, Christiansen Aditya, kepada Solopos.com seusai sidang.

Terdakwa menghabisi para korban karena ingin menguasai harta mereka. Henry Taryatmo memiliki utang kepada orang lain senilai Rp60 juta. Ia juga telah menggadaikan dua unit mobil milik temannya serta dikejar perusahaan leasing.

Lantaran kepepet, Henry yang datang ke rumah Suranto pada dini hari pada bulan Agustus 2020 itu memiliki niatan untuk membunuh mereka. Pelaku menghabisi keempat korban sekaligus karena ingin menguasai hartanya.

Orang pertama yang jadi korban pembunuhan oleh terdakwa di Baki, Sukoharjo, adalah Sri Handayani. Kemudian Suranto dan kedua anaknya. Mereka ditusuk menggunakan pisau berkali-kali.

"Setelah itu pelaku membawa kabur motor dan mobil korban. Motornya belum sempat dijual dan masih dititipkan di tempat penitipan di Kartasura," katanya.

Baca Juga:Pria Asal Rusia yang Tega Bunuh dan Makan Jasadnya, Dipenjara Seumur Hidup

Sementara untuk mobil Toyota Avanza warna putih milik Suranto telah dijual oleh Henry kepada seseorang di wilayah Kartasura. Mobil Avanza tahun 2019 itu terjual dengan harga Rp82 juta lengkap BPKB dan KTP milik korban.

Dari hasil penjualan mobil milik korban itu, Rp60 juta digunakan terdakwa pembunuhan Baki itu untuk membayar utang. Sedangkan sisanya untuk membayar wanita penghibur.

"Kami sangat puas dengan vonis majelis hakim yang menjatuhkan vonis mati kepada terdakwa. Karena biadab membunuh korban dan juga terungkap jika uang hasil kejahatannya digunakan untuk bayar wanita penghibur," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak