Ini Deretan Prestasi Jokowi Saat Jadi Wali Kota Solo, Gibran Bisa Tandingi?

Ada bayang-bayangan prestasi besar Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo periode 2005-2010 serta 2010-2012 yang akhirnya 'naik jabatan' sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 27 Januari 2021 | 09:01 WIB
Ini Deretan Prestasi Jokowi Saat Jadi Wali Kota Solo, Gibran Bisa Tandingi?
Cawali-cawawali Pilkada Solo 2020 dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. (Solopos/Kurniawan)

SuaraSurakarta.id - Bulan depan, Kota Solo akan memiliki pemimpin baru yang menahkodai roda pemerintahan untuk lima tahun ke depan.

Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa akan menggantikan FX Hdai Rudyatmo serta Achmad Purnomo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Dalam Pilkada 2020 lalu, pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu mendapat 86,55 persen suara. Mereka unggul jauh dari pasangan independen Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo (Bajo) yang meraih 13,45 persen suara.

Meski menang telak, kedua politisi beda generasi itu tak bisa berleha-leha. Apalagi berbagai tugas dan tantangan berat sudah di depan mata.

Baca Juga:LIVE dari Istana Kepresidenan: Jokowi Terima Vaksin Sinovac Tahap Kedua

Perhatian warga Kota Bengawan hingga nasional bakal tertuju pada sosok Gibran. Sebagai putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bapak dua anak tersebut dipastikan selalu mendapat sorotan.

Terlebih lagi, ada bayang-bayangan prestasi besar Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo periode 2005-2010 serta 2010-2012 yang akhirnya 'naik jabatan' sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi yang berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Solo saat ini dinilai banyak orang mampu mengubah wajah Kota Bengawan lebih maju.

Prestasi fenomenal sosok lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentu saja keberhasilan memindah hampir 1000 Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Monumen ’45 Banjarsari ke Pasar Klithikan, Notoharjo, tanpa kekerasan.

Menggunakan model pendekatan, ratusan PKL bersedia dipindah tanpa paksaan dan kekerasan. Saat relokasi dilakukan, Jokowi menggelar arak-arakan sepanjang jalan menuju Pasar Klitikan.

Baca Juga:Raffi Ahmad Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Jenis Sinovac Tahap ke-2

Lalu Jokowi memiliki andil untuk mempopulerkan mobil Esemka karya anak negeri ke ranah nasional. Jokowi dengan gigih membantu pengembangan Mobil Esemka dengan menjadikannya sebagai Mobil Dinas AD 1 A di Solo.

"Mobil Esemka itu bukan odong-odong, rancangannya telah dipikirkan baik-baik sejak lima tahun yang lalu," kata Jokowi dilansir Antara.

Deretan prestasi itu turut membawa Jokowi sebagai wali kota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012. Pemilihan ini diselenggarakan oleh The City Mayors Foundation, yayasan walikota dunia berbasis di Inggris.

Kemudian di sektor transportasi, berbagai jenis angkutan telah direalisasikan, seperti Batik Solo Trans Sepur Kluthuk Jaladara, serta bus tingkat Werkudara juga dioperasikan dan segera menjadi salah satu ikon kota Solo yang sampai sekarang dilestarikan.

Tak hanya itu, Jokowi juga meluncurkan Railbus Batara Kresna yang melayani rute Sukoharjo-Surakarta. Railbus yang mulai dioperasikan pada Agustus 2012 ini dibuat oleh PT INKA.

Hingga keberhasilan Jokowi membangun Pasar Windujenar terletak tepat di kawasan Ngarsopuro. Kawasan itu yang sebelumnya berjejer pertokoan disulap menjadi artistik dan dilengkapi dengan ruang terbuka untuk masyarakat.

Pengamat Komunikasi Politik, Emrus Sihombing menilai, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, tinggal selangkah lagi menjadi Wali Kota Solo. Bahkan, Emrus juga menilai Gibran Rakabuming bisa menjadi presiden hingga Sekretaris Jendral di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Emrus, Gibran merupakan sosok yang memiliki cita-cita tinggi. Ia yakin Gibran bisa menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia.

“Saya kira Gibran mempunyai cita-cita setinggi bintang di langit. Jangankan menjadi presiden, menurut pandangan saya, (Gibran) bisa menjadi sekjen PBB,” ujar Emrus dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Rabu (29/7/2020).

Menurut Direktur Eksekutif EmrusCorner ini, apabila Gibran berhasil menjabat sebagai Wali Kota Solo dan membawa sejumlah perubahan, Gibran akan diusulkan oleh warga Jawa Tengah menjadi Gubernur.

Emrus mengungkapkan, jika catatan prestasi Gibran di dunia politik sesuai dengan yang ia katakan, maka akan melahirkan catatan baru dalam wajah perpolitikan di Indonesia. Lantaran, selama ini para calon pemimpin daerah hingga presiden selalu maju setelah mendapat dukungan dari partai bukan rakyat.

“Jadi, dia tidak dilamar atau melamar partai, tetapi rakyat yang melamar,” kata Emrus.

Dosen Universitas Pelita Harapan ini menjelaskan, peluang Gibran melampaui prestasi Jokowi di dunia perpolitikan tanah air sangat terbuka lebar. Terlebih, Gibran tentunya akan mendapat dukungan dari bapaknya, yang saat ini menjadi Presiden.

"Saya kira semua ayah pasti ingin anaknya lebih baik dari dirinya,” imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini