Wonder Women, Kisah Surani Sebagai Montir Bengkel Mobil di Sragen

Semangatnya untuk membantu pekerjaan sang suami memudahkan dirinya mempelajari seluk beluk ilmu perbengkelan.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 23 Desember 2020 | 14:32 WIB
Wonder Women, Kisah Surani Sebagai Montir Bengkel Mobil di Sragen
Surani membantu suami bekerja sebagai teknisi bengkel di rumahnya di Dukuh Bontit, Desa Srimulyo, Gondang, Sragen, Selasa (22/12/2020). (Solopos.com/Moh Khodiq Duhri)

Umumnya, kerusakan mobil yang ditangani Surani selaku teknisi bengkel seputar perbaikan gardan, perbaikan shockbreaker, kaki-kaki, dan lain sebagainya.

Rata-rata pelanggan bengkel yang dikelola Surani bersama suaminya adalah para sopir truk.

"Sejak saya punya kendaraan, saya tidak pernah ke bengkel lain. Apa pun keluhannya saya selalu ke bengkel ini. Istimewanya bengkel ini, pengerjaannya cepat, bahkan mau lembur. Terakhir, mobil saya diperbaiki sampai pukul 20.00 WIB malam," ujar Dwi Purnomo, salah seorang pelanggan bengkel.

Sudah bertahun-tahun, Dwi Purnomo menjadi pelanggan tetap bengkel milik Surani. Selama ini, dia sama sekali tidak meragukan kemampuan Surani dalam memperbaiki setiap keluhan dari truk miliknya.

Baca Juga:Sedih, Pembuat Sepeda Treadmill Asal Samarang Pernah Tinggal di Gerobak

Justru ia merasa terkesima dengan Surani yang mau terjun sebagai teknisi bengkel, pekerjaan yang umumnya digeluti oleh laki-laki.

Dwi Purnomo merasa puas dengan hasil pekerjaan Surani. Untuk itu, ia tidak pernah berpikir untuk pindah ke bengkel lain.

"Banyak pria tidak paham terkait seluk beluk ilmu perbengkelan. Tapi, dengan belajar dengan suami, Bu Surani bisa mempraktikkan langsung ilmu perbengkelan itu. Ibu Surani adalah wanita perkasa karena mampu mengerjakan pekerjaan yang kebanyakan ditangani laki-laki," papar Dwi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak