Budi Arista Romadhoni
Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:16 WIB
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto).
Baca 10 detik
  • Jokowi dan Prabowo Subianto mengadakan pertemuan santai di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Selasa, 6 Oktober 2026.
  • Kedua tokoh tersebut membahas berbagai topik ringan seperti kemenangan sepak bola hingga masalah perekonomian dan politik.
  • Jokowi membantah adanya pembahasan putusan Mahkamah Konstitusi serta menilai isu Pilpres 2029 masih terlalu jauh.

SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Jokowi menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026) kemarin.

Jokowi pun blak-blakan membocorkan  soal isi pembicaraan pada pertemuan dengan Presiden Prabowo tersebut. 

Jokowi menyebut hanya berbicara santai saja tidak ada pembicaraan yang serius.

"Membahas kemenangan bola. Ya benar, cerita yang banyak mengenai bola kok. Kan senang kita menang," terangnya saat ditemui, Kamis (8/10/2026).

Jokowi mengaku tidak hanya bicara masalah bola saja. Tapi juga ada pembicaraan-pembicaraan lain seperti ekonomi dan politik . 

"Iya (diundang). Ya berbicara mengenai bola, juga mengenai perekonomian dan politik," ungkap dia.

Jokowi membantah tidak ada pembicaraan masalah putusan MK mengingat pertemuannya dilakukan di hari putusan MK.

"Ya itu wilayah edukatif ya, yang ini kan wilayah eksekutif. Dibedakan. Nggak, nggak ada bicara mengenai itu," tandasnya.

Ketika disinggung soal peluang Gibran maju di Pilpres 2029 mendatang. Jokowi menyebut kalau hal itu masih terlalu jauh.

Baca Juga: Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

"Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya," pungkas dia.

Load More