- Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan sidak di SPPG Semanggi 2 Kota Solo pada Senin, 21 September 2026.
- SPPG Modern Semanggi 2 menerapkan penyinaran ultraviolet dan penyegelan plastik pada ompreng untuk memastikan kebebasan dari bakteri.
- Penerapan standar keamanan pangan tersebut bertujuan menjamin kesehatan makanan program makan bergizi gratis hingga diterima anak-anak.
SuaraSurakarta.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Modern Semanggi 2 Kota Solo membuat langkah baru dengan melakukan packaging pada ompreng dalam program makan bergizi gratis (MBG).
Tidak hanya itu, tapi juga makanan yang akan disajikan dan ditaruh ke ompreng terlebih dahulu dimasukan ke sealer untuk dilakukan sinar ultraviolet.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso yang melakukan sidak ke SPPG Semanggi 2 Kota Solo, Senin (21/9/2026).
"Jadi tadi kita melihat ke dalam proses memasaknya, kemudian proses memasukan makanannya ke dalam ompreng. Jadi omprengnya ini setelah selesai masak masuk ke ompreng, lalu ompreng dimasukan ke sealer terus disinar UV segala macam," terangnya saat ditemui, Senin (21/9/2026).
Budi mengatakan ini dilakukan untuk mendeteksi apakah ada bakteri atau tidak. Setelah itu ompreng disegel plastik.
"Jadi setelah dimasukin disegel ini untuk menjamin bahwa ompreng ini dari mulai dimasukan sampai dikonsumsi anak-anak sehat. Bahwa tidak ada yang rusak, kalau sampai plastiknya rusak maka nggak boleh dikonsumsi," ungkap dia.
"Tidak boleh diterima juga. Maka harus kita tarik ulang," lanjutnya.
Menurutnya langkah ini untuk menjamin bahwa memang benar-benar dari proses masak sampai dikirim itu sehat.
"Bahkan ini dikasih tulisan 'jangan diterima jika segel rusak'. Ini juga ada jamnya baik dikomsumsi sebelum jam 13.00 WIB. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan makanan selama proses distribusi," papar dia.
Baca Juga: Solo Diversity Bike 2026: Merawat Kebhinekaan dari Atas Sepeda
Budi menilai prosedur tersebut menunjukkan adanya pengawasan dari proses memasak hingga makanan dikirim kepada penerima manfaat.
Penerapan standar keamanan pangan di SPPG Pasar Kliwon dapat menjadi contoh bagi SPPG lainnya.
"Ini untuk menjamin bahwa proses dari awal sampai akhir sehat. Saya pikir ini tanggung jawab yang luar biasa bagi SPPG. Ini bisa menjadi contoh bagi SPPG yang lain," jelasnya.
Sementara itu Kepala SPPG Semanggi 2 Kota Solo, Diansari kusumadewi mengatakan kalau di sini berbeda dengan SPPG lainnya. Di mana setelah makanan matang itu disinari pakai sinar UV sebelum ditutup omprengnya.
"Setelah ompreng ditutup kami ada mesin sealer, jadinya setelah ditutup nanti dikasih label lalu dikasih sealer. Kalau di SPPG lain mungkin masih adanya label dan segel saja dan itu belum menutupi omprengnya. Kalau di sini omprengnya tertutup 360 derajat jadi dipastikan aman, apabila sudah sampai ke penerima manfaat tapi kalau segelnya sudah rusak itu bisa dikembalikan ke kami," papar dia.
"Jadi semisal ada pencemaran dari luar dan lain sebagainya itu tidak ada kontaminasi. Jadi ini untuk meminimalisir," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama