- Kakak beradik asal Klaten, Danang Yuliyanto dan Bagus Mahendra, menjadi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
- Danang Yuliyanto ditemukan selamat dengan luka-luka dan kini menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit Banjarmasin.
- Hingga saat ini, Tim SAR masih melanjutkan proses pencarian terhadap Bagus Mahendra yang belum ditemukan.
SuaraSurakarta.id - Kakak Adik warga Desa Lumbung Kerep, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten menjadi salah dua penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan dan terbalik.
Kakak adik tersebut bernama, Danang Yuliyanto (31) dan Bagus Mahendra (25).
Informasi yang diterima, Danang berhasil ditemukan tapi untuk Bagus hingga saat ini belum ditemukan.
Adik korban, Muhammad Wildan Azizi (20) mengatakan tahu kabar soal kedua kakaknya yang jadi korban Kapal Virgo Transport 8 itu dari teman-temannya.
"Pertama dapat kabar dari teman-teman juga, posisi saya masih ada di kerjaan terus dapat kabar ngumpulin teman langsung ke sini. Habis itu masih mencari kelanjutannya juga, tapi alhamdulillahnya besoknya itu Mas Danang sudah ada kabar tapi yang belum ada kabar sekarang Mas Bagus," terangnya, Selasa (15/9/2026).
Wildan menyebut kondisi Mas Danang sadar dan sudah bisa interaksi. Ada luka di kaki kiri dan sudah jahitan, mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Alhamdulillah sudah sadar, sudah bisa interaksi. Tapi ada jahitan di bagian kaki kiri sebelah paha. Iya perawatan di rumah sakit. Posisinya masih di Banjarmasin," ungkap dia.
Menurutnya kedua kakaknya itu bekerja sebagai sopir truk ekspedisi dan mau menuju ke Banjarmasin. Posisi barang yang dimuat itu perabotan atau gerobak jualan seperti es teh atau bakso.
"Sopir ekspedisi, sopir posisi itu Mas Danang. Terus Mas Bagus sebagai kernet," katanya.
Baca Juga: Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
Wildan mengatakan komunikasi terakhir sama kakaknya itu sebelum tenggelam sekitar pukul 08.00 WIB atau pukul 09.00 WIB. Masih telponan dan bercanda gurau.
"Komunikasi terakhir sebelum tenggelam, telponan bercanda gurau teman sama teman. Habis itu pamitan juga kalau mau masuk kapal. Jadi telpon itu posisi masih antre masuk kapal," ungkap dia.
Wildan mengaku kalau kakaknya Bagus sempat bilang kalau tidurnya itu mau dekat ibu. Sama baju yang biasa dipakai itu minta dicuciin dulu.
"Mas Bagus sudah sempat bilang gitu sama ibu. Itu bilangnya sebelum berangkat malam sabtu. Ibunya sempat heran juga, mau ada apa itu loh, nggak pernah minta gini kok mintanya kok aneh-aneh," ucapnya.
Paman korban, Sugeng mengatakan sebelum berangkat itu Bagus yang biasanya tidak pernah minta tolong sama ibunya. Tapi kemarin malah minta tolong sama ibunya kalau pakaiannya minta dicuci.
"Bagus itu nggak pernah minta tolong sama ibunya, kok ini aneh minta tolong sama ibunya. Pakaian semua harus dicuciin terus malamnya minta tidur bersama, ibunya kaget. Itu sebelum berangkat terus malam sabtunya berangkat dari rumah sini," terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran