Budi Arista Romadhoni
Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB
Rumah Danang Yuliyanto (31) dan Bagus Mahendra (25) yang merupakan penumpang Kapal Virgo Transport 8. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Kakak beradik asal Klaten, Danang Yuliyanto dan Bagus Mahendra, menjadi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.
  • Danang Yuliyanto ditemukan selamat dengan luka-luka dan kini menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit Banjarmasin.
  • Hingga saat ini, Tim SAR masih melanjutkan proses pencarian terhadap Bagus Mahendra yang belum ditemukan.

"Biasanya itu yang nyuci Bagus sendiri. Terus ini kok ada permintaan seperti itu, minta dicuciin, minta tidur bersama. Sudah dewasa kan aneh, apalagi nggak sering tidur di rumah tapi di atas truk," imbuhnya. 

"Dari rumah itu sore, naik kapal itu jam 10 pagi. Itu masih bisa komunikasi terus siang itu nggak bisa komunikasi," lanjutnya.

Pada minggu pagi, lanjut dia, ayahnya dapat kabar kalau Danang sama adiknya kena musibah kapalnya tenggelam. Terus ayahnya itu perjalanan dari Sragen terus pulang dan sampai rumah sudah banyak orang.

"Terus antara jam 10-11 pagi itu sudah dapat kabar, yang namanya Danang itu sudah ketemu keadaan sehat. Tapi ketemunya itu lewat kapal Pertamina terus dibawa ke arah Tuban tapi belum sampai Tuban diambil alih sama Tim SAR lalu dibawa ke RS Banjarmasin," papar dia.

Hari Senin pagi kemarin itu dihubungi dan diminta untuk berangkat menuju ke Surabaya. Lalu menuju ke Banjarmasin dan sudah ketemu sama Danang. 

"Istrinya Danang sudah ngumpul sama Danang. Terus ayahnya itu mencari yang namanya Bagus, cari informasi di pelabuhan tapi sampai sekarang belum ada laporan lagi," jelasnya.

"Kabar saat Danang ditemukan itu sudah mengapung, sudah pakai alat. Kemarin kabarnya sudah gandengan mau lompat tapi kejatuhan benda apa saya tidak tahu, akhirnya lepas. Nah Danang itu kena pahanya ada yang sobek terus Bagus kena apanya lalu lepas itu, informasi seperti," lanjutnya.

Sugeng mengaku kalau Danang dan Bagus sering perjalanan. Bahkan tidak hanya Danang sama adiknya tapi kadang juga Danang sama ayahnya, dan ayahnya sama Bagus. 

"Gantian lah kalau sudah capek, satu istirahat satunya jalan lagi. Jadi sering, sebelum Bagus bisa menyetir itu sering kalau ayahnya datang ke sana, memang pekerjaannya sopir antar pulau," papar dia.

Baca Juga: Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik

Saat pertama kali dapat kabar itu, keluarga langsung syok. Karena dari rumah itu tidak ada apa-apa terus langsung dapat kabar itu.

"Tetep syok dan bingung. Sekarang fokus pencarian Bagus, kalau Danang sudah dirawat di rumah sakit," pungkasnya.

Kontributor : Ari Welianto

Load More