- Warga Desa Makamhaji Sukoharjo membuat mural angka 81 di pos ronda pada Minggu 2 Agustus 2026.
- Petugas mendatangi warga setempat setelah mural yang terinspirasi dari YouTube tersebut mendadak viral di media sosial.
- Warga bersepakat akan menghapus mural tersebut demi menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan sekitar.
SuaraSurakarta.id - Warga ramai-ramai membuat mural untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
Ada satu pembuatan mural atau logo yang menarik, bahkan bisa sebagai bentuk sindiran. Ini terjadi di Windan RT 01 RW 06 Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Di mana warga membuat mural atau logo angka 8 bergambar pria gemuk, sedangkan angka 1 bergambar pria kurus dengan wajah agak menunduk. Mural tersebut digambar pos ronda warga.
Salah satu warga Winarno (45) menyebut kalau pembuatan mural ini tidak ada unsur apa-apa termasuk unsur politik. Ini hanya kreativitas warga saja.
"Ini masalah kreativitas warga, tidak ada unsur apapun. Tidak ada unsur politik, tidak ada unsur apapun cuma kreativitas warga saja," ujarnya saat ditemui, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya mural itu digambar pada, Minggu (2/8/2026) kemarin. Ini dibuat tidak hanya satu warga saja tapi semua warga terlibat.
"Dibuat minggu kemarin. Semua warga terlibat. Pos ronda sering digambar biasanya taman atau yang lain," kata dia.
Winarno mengatakan rencana mural ini akan dihapus. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta warga merasa nyaman.
Karena selama beberapa hari ini warga dibuat heboh dengan berita-berita soal ini.
Baca Juga: Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye, KPK Sita Barang Bukti Miliaran Rupiah!
"Ini tidak ada tekanan apapun, kita akan ganti warna merah putih apapun. (Kenapa mungkin dihapus) ya menjaga keamanan saja, jadi keramaian heboh dan berita yang tidak enak kan gitu. Kita cuma kreativitas saja malah jadi bomerang kayak gini, jadi ramai, jadi viral," paparnya.
"Makanya dari kesadaran warga, kita mau menghapus. Tidak ada permintaan sama sekali, kesepakatan warga sendiri," lanjut warga Windan, RT 01 RW 06 ini.
Warga berharap setelah dihapus ini bisa aman dan damai tidak ada apa-apa. Warga tetap akan merayakan hari kemerdekaan Indonesia.
"Ya berharap aman dan damai tidak apa-apa nanti. Ini dari bapak-bapak yang buat," imbuh dia.
Winarno menyebut gambar yang dibuat ini lihat-lihat di media sosial youtube. Cuma inspirasi saja biar ramai, jadi ikut-ikutan saja tidak ada maksud apa-apa.
"Awalnya lihat di youtube buat inspirasi saja, kok kayak ramai kita ikut-ikutan saja. Tidak ada unsur apapun, dari warga cuma ingin meramaikan saja tapi tidak tahunya kok jadi viral kayak gini," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI