- Aliansi wartawan dan pers mahasiswa di Solo menggelar aksi damai menuntut Presiden Prabowo meminta maaf.
- Tuntutan disampaikan di Monumen Pers Nasional pada Selasa, 28 Juli 2026, karena istilah "londo ireng" beri stigma negatif.
- Aksi tersebut bertujuan menolak pembungkaman pers sekaligus melindungi kemerdekaan media yang terancam tekanan.
Para peserta menutup mulut menggunakan lakban sebagai simbol dibungkamnya kebebasan pers. Mereka juga berjalan mundur sebagai gambaran kemunduran demokrasi apabila ruang kebebasan pers terus menyempit.
Monumen Pers Nasional dipilih sebagai lokasi aksi karena dianggap menjadi simbol sejarah perjuangan pers Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak masyarakat memperoleh informasi.
Peserta aksi juga mengingatkan peran tokoh-tokoh pers nasional seperti R.M. Tirto Adhi Soerjo, pelopor pers nasional dan pendiri Medan Prijaji, serta S.K. Trimurti, wartawan asal Boyolali yang aktif memperjuangkan kemerdekaan melalui tulisan-tulisannya dan kemudian menjadi Menteri Perburuhan pertama Indonesia.
Bagi peserta aksi, sejarah tersebut menjadi pengingat bahwa pers sejak awal berdiri bukan sekadar penyampai berita, melainkan bagian dari perjuangan menjaga demokrasi dan mengawasi jalannya kekuasaan.
Aksi damai ini diikuti PWI Surakarta, AJI Solo, PFI Solo, serta sejumlah lembaga pers mahasiswa, yakni LPM Pabelan, LPM Apresiasi, LPM Kentingan, LPM Justissica, dan LPM Islamika Media Group. Mereka menegaskan penolakan terhadap segala bentuk stigma, intimidasi, maupun tindakan yang menghambat wartawan dalam mencari, memverifikasi, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada publik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat