Kawat berduri yang terpasang di Sasana Nalendra Keraton Surakarta. [Istimewa]
Baca 10 detik
- Pemasangan kawat berduri di area Sasana Nalendra Keraton Surakarta memicu ketegangan jelang upacara adat kirab malam satu suro.
- Ketua Lembaga Dewan Adat, Gusti Moeng, mengaku tidak mengetahui pemasangan pagar kawat tersebut yang membatasi akses menuju keputren.
- Juru bicara kubu PB XIV menyatakan kawat berduri dipasang untuk meningkatkan pengamanan area tempat tinggal raja dan permaisuri.
"Karena kita juga melihat di wilayah situ juga sering ada lalu lalang. Maka itu keamananan," ucapnya.
Ketika disinggung ada peningkatan ancaman atau tindakan potensi membahayakan, Singonagoro menyebut tidak dan itu biasa saja.
"Nggak, biasa saja. Jangankan kok di Nalendra sini, saya lihat dibeberapa rumah dinas bupati, wali kota, kapolres itu juga ada kok hal-hal semacam itu, itu nggak masalah juga," papar dia.
"Yang perlu dipertanyakan itu mungkin, contoh kayak dulu keraton di seng sama Gusti Moeng. Lah itu baru bisa dipertanyakan heboh, kalau cuma kawat berduri dan itu ditempatkannya di atas pagar dan itu tidak masalah," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei