Ronald Seger Prabowo
Kamis, 04 Juni 2026 | 17:07 WIB
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta, Jadi Media dan Eksplorasi Dunia Anak. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Pergeseran pola konsumsi digital menyebabkan lagu anak kini semakin jarang ditemukan dan mulai digantikan oleh lagu dewasa.
  • Galeri Lokananta menggelar pameran Senang Riang Lagu Anak pada Mei hingga Juli 2026 sebagai sarana edukasi bagi keluarga.
  • Pameran ini bertujuan melestarikan arsip lagu anak yang kaya nilai moral untuk mendukung tumbuh kembang serta imajinasi anak.

"Anak-anak lebih hafal lagu yang sedang trending di fyp Tiktok. Lupa akan tembang-tembang yang kaya pesan moral lewat untaian syair," jelas Caroline.

Seperti lagu Bangun Pagi yang mengajarkan tanggung jawab dan kemandirian, Boneka Baru yang mendidik anak untuk berterima kasih dan belajar merawat barangnya dan Rasa Sayange yang mengajak anak belajar mengungkapkan kasih sayang kepada orang-orang di sekitar dengan riang gembira.

Ketika lagu anak perlahan menghilang dan tergantikan oleh lagu modern, kemampuan tutur bahasa, motorik, dan budi pekerti pun perlahan menurun. Galeri Lokananta mengajak publik untuk kembali mendengarkan lagu-lagu penuh makna ini. Sebuah pengalaman berharga bagi anak-anak sekaligus ajang nostalgia bagi gen-Z, millennial, hingga X. Melalui riset dan instalasi pameran yang dirancang oleh Gutami, Lokananta berharap karya musik dan lagu anak dapat terus terdengar di telinga, mata, dan tangan pengunjung.

Pameran ini berlangsung dari bulan Mei - Juli 2026. Pembukaan pameran akan digelar secara terbatas bagi tamu undangan yang berasal dari komunitas serta awak media pada:

Momen liburan kenaikan kelas diharapkan dapat membawa keceriaan bagi seluruh anggota keluarga untuk berkunjung menikmati pameran serta rangkaian program publik yang akan mengiringinya.

Load More