Kali Kukuba di Teluk Buli, Desa Buli Asal dan Wayfli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, diduga tercemar limbah dari perusahaan PT Feni Halmahera Timur (FHT). [Porostimur]
Baca 10 detik
- Kali Kukuba di Halmahera Timur diduga tercemar limbah akibat kegagalan fungsi bendungan milik PT Feni Halmahera Timur.
- Masyarakat memprotes melalui aksi pemblokiran jalan karena operasional perusahaan dianggap mengabaikan kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.
- Perusahaan berkomitmen melakukan penyedotan lumpur sebagai tindak lanjut atas tuntutan warga dalam dialog resmi bersama pihak terkait.
“Kami memahami adanya perhatian dan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi perairan di wilayah Mabapura dan sekitarnya yang belakangan menjadi sorotan publik,” ujar pihak FHT dalam keterangan resminya.
FHT menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan awal di lapangan, perubahan kondisi air sungai terjadi pada periode dengan intensitas curah hujan tinggi yang berdampak pada sistem aliran air di area proyek.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung