- Seorang ibu buruh serabutan merasa bangga karena anaknya bisa bersekolah.
- Sang anak kini bisa mengenyam pendidikan berkat kehadiran Sekolah Rakyat.
- Ibu tersebut mengaku merasa haru anaknya kini kembali duduk di bangku sekolah.
Rasa bangga itu begitu kuat. Punijah mengaku tak henti-hentinya merasa haru setiap kali mengingat bahwa anaknya kini kembali duduk di bangku sekolah.
"Saya bangga banget, saestu bangga. Ada Sekolah Rakyat, saya bisa sekolahkan anak saya lagi," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Baginya, kebahagiaan ini sederhana namun sangat berarti: melihat anaknya kembali memiliki harapan, kembali tersenyum, dan kembali mengejar cita-citanya.
"Sekarang anak saya bisa bangkit lagi, bisa senang lagi. Saya benar-benar bersyukur," katanya.
Di tengah segala keterbatasan hidup, penghasilan yang pas-pasan, kondisi keluarga yang berat, dan masa lalu anaknya yang sempat putus sekolah, Punijah kini menggenggam harapan baru.
Ia hanya ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Pengen jadi orang sukses, dadi anak sing sae (jadi anak yang baik)," tuturnya.
Bagi Punijah, Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar. Lebih dari itu, ia adalah jawaban atas doa panjang seorang ibu yang selama ini hanya bisa pasrah karena keterbatasan.
Kini, rasa bangga dan syukur itu menjadi kekuatan baru untuk terus melangkah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Gusti Moeng Ungkap Alasan KGPH Hangabehi Ditetapkan Sebagai PB XIV: Memperhatikan Nasab!
-
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polresta Solo Kini Jadi Tracer TB
-
Jokowi Sebut Nadiem Makarim Orang Baik, Meski Namanya Dicatut di Sidang Dugaan Korupsi Chromebook
-
5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online
-
Misteri 'Sate Maut' Boyolali: Mulut Membiru, Polisi Bongkar Makam Aminah Buru Jejak Racun Sianida