- Pemerintah merevitalisasi jembatan peninggalan Belanda di Desa Kranggan, Klaten, melalui program Jembatan Garuda inisiasi Presiden Prabowo Subianto.
- Jembatan tersebut kembali difungsikan setelah terbengkalai selama 13 tahun akibat kendala teknis dan kerusakan yang cukup parah.
- Pembangunan jembatan ini memulihkan akses penghubung vital antardesa, antarkota, hingga antarprovinsi untuk mempermudah mobilitas masyarakat setempat.
SuaraSurakarta.id - Jembatan peninggalan kolonial Belanda yang sudah lama tak terpakai di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akhirnya direvitalisasi lewat program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala Desa Kranggan, Arjito, menuturkan jembatan tersebut dulunya merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Kranggan dan Desa Leles di Kecamatan Manisrenggo, bahkan hingga menuju DI Yogyakarta. Karena itu, ia dan warga sekitar senang sekali dengan realisasi jembatan gantung yang baru ini.
“Harapannya digunakan warga masyarakat, kaitannya dengan jalur penghubung antara Desa Kranggan dan Leses. Dan juga nanti ke Yogyakarta. Ini kan jalan yang sangat vital sekali untuk Desa Kranggan dan Desa Leses,” kata Arjito saat diwawancara di lokasi, Sabtu (11/4/2026).
Arjito bercerita jembatan di Desa Kranggan ini sudah lama rusak dan perbaikannya sudah diajukan sejak 13 tahun lalu. Selama ini warga yang mau menuju Desa Leles harus memutar jalan hingga sejauh 2 kilometer (KM).
“Kami selama 13 tahun menunggu,” ucap dia.
Anggota Babinsa Desa Kranggan, Sersan Kepala (Serka) Ali, mengungkapkan awalnya ia dan tim ditugaskan untuk mendata jembatan di wilayah tugas mereka. Lalu, mereka menemukan salah satu jembatan peninggalan zaman Belanda yang sudah lama tak terpakai dan mengajukannya ke Kodim Klaten agar masuk dalam program Jembatan Garuda.
“Di wilayah saya ada jembatan peninggalan Belanda, terus pada waktu pemakaiannya kurang lebih sudah 13 tahun tidak dipakai. Alhamdulillah kami data, kami laporkan ke Stapter Kodim, Alhamdulillah di-acc untuk pembuatan Jembatan Gantung Garuda Perintis,” ujar Ali.
Ali juga mengatakan jembatan ini tak hanya menyambungkan antardesa, tapi juga antarkota dan antarprovinsi. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas program pembangunan jembatan ini. Ia berharap jembatan ini bermanfaat bagi warga setempat.
“Sangat-sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan bantuan Jembatan Gantung Garuda Perintis di wilayah binaan saya. Semoga dengan dibangunnya Jembatan Gantung Garuda Perintis, bermanfaat bagi warga binaan saya,” katanya.
Baca Juga: Profil Singkat Benny Indra Ardianto: Dari Pengusaha Muda hingga Menjabat Jadi Wakil Bupati Klaten
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama