- Penyelenggaraan haji kini beralih dari Kemenag ke Kemenhaj dengan persiapan keberangkatan di Solo mencapai 95 persen.
- Sebanyak 521 calon jemaah haji asal Solo dijadwalkan berangkat pada tanggal 8 hingga 9 Mei mendatang.
- Proses administrasi jemaah dinyatakan aman, termasuk penggunaan kartu nusuk sebagai syarat wajib masuk area Arafah.
SuaraSurakarta.id - Proses keberangkatan calon jemaah haji (calhaj) asal Indonesia akan mulai berjalan.
Saat ini penyelengara ibadah haji mengalami peralihan dari sebelumnya di Kementerian Agama (Kemenag) sekarang ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Adanya peralihan ini apakah akan membuat calhaj menyesuaikan dengan mekanisme baru atau tetap sama.
"Kalau kita itu tahunya kan, yang tahun kemarin kita juga nggak ngerti gimana penanganannya. Hanya saja kita belum tahu ini seperti apa, mungkin dari cerita-cerita yang pengalaman kemarin katanya nanti akan dipegang oleh kemenhaj nanti lebih enak, lebih mudah, lah kita kan belum merasakan," ujar salah satu calhaj asal Kota Solo, Ika Lestyowati (46), Kamis (9/4/2026).
"Jadi nggak tahu perbedaannya, kita kan nggak ngerti. Karena ada pelimpahan dari Kemenag ke Kemenhaj, kita belum bisa merasakan," lanjutnya.
Ika menyebut selama ini untuk pelayanan pengurusan haji tidak ada masalah dan lancar. Mungkin orang-orangnya lama, hanya sekarang berada di tempat baru.
"Tahun ini kan baru pertama kali, harapannya sesuai harapan. Hanya saja yang kami ketahui, yang didengungkan itu tentang tanazul dan murur," kata dia.
Menurutnya tanazul dan murur itu tahun kemarin belum heboh. Karena kalau sekarang sepertinya tidak hanya untuk yang sakit, difabel atau lanjut usia namun ini justru akan menjadikan arus transportasinya biar lancar, jadi tidak seharusnya seperti itu.
"Bahkan sekarang ini sudah ditawarkan, siapa yang akan mengikuti tanazul sama murur diperbolehkan. Jadi siapa yang ikut, nggak harus yang begini-begini hanya memang diperuntukan bagi mereka yang seperti sakit, atau lanjut usia," ungkapnya.
Baca Juga: Penerbangan Indonesia-Arab Saudi Bisa 11 Jam, Ini Tips Cegah Mabuk Udara untuk Calon Haji
Ika menyatakan untuk dokumen seperti visa, paspor maupun yang lain sudah tidak ada masalah. Sehingga tidak menjadi kepikiran calon jemaah haji.
"Alhamdulillah, administrasi sudah beres semua. Yang kurang itu tinggal menunggu tas dan koper. Sudah disuntik juga untuk folio sama meningitis, jadi ini tinggal menunggu keberangkatan saja," imbuh dia.
Ika mengaku awalnya sempat ragu-ragu dan khawatir apakah bisa berangkat atau tidak mengingat adanya konflik di Timur Tengah.
Namun setelah ada penjelasan dari Kemenhaj jadi tenang dan bisa berangkat sesuai jadwal.
"Awalnya ketar ketir, terus setelah ada informasi dari Kemenhaj situasinya cukup baik, alhamdulillah bisa tenang. Jadi kami kesiapannya pun juga sudah berbeda dari sebelumnya yang fifty-fifty, ini persiapan sudah 90 persen termasuk fisik dan yang lainnya," paparnya.
"Sejauh ini informasi selaku update dan selalu dapat, ini yang diharapkan para calon jemaah haji," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa