Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:22 WIB
Suasana buka bersama di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Masjid Raya Sheikh Zayed Solo menyiapkan 7.000 paket takjil dan 7.000 paket makan berat beragam setiap hari selama Ramadan.
  • Setiap hari tersedia variasi hiburan seperti hadrah, Tari Saman, dan musik gambus untuk menemani jemaah menunggu Maghrib.
  • Masjid tersebut mengundang lima imam internasional dari UEA, Maroko, Mesir, dan Pakistan untuk memimpin salat Tarawih.

SuaraSurakarta.id - Masjid Raya Sheikh Zayed Kota Solo masih menjadi jujugan bagi jamaah dari berbagai daerah di Bulan Ramadan.

Ada 7000 paket takjil dan 7000 paket makan berat yang disiapkan selama Bulan Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed.

Ada variasi menu yang disajikan untuk masyarakat selama bulan ramadan. Ada 15 jenis lauk, dilengkapi dengan sayur dan buah-buahan.

Untuk takjil, ada 30-40 jenis makanan. Itu terdiri dari berbagai macam bubur, es buah hingga kolak. 

Dari pantauan di lapangan, menu berbuka disusun bervariasi agar jemaah mendapatkan asupan yang lengkap. Jamaah nampak tertib menempatkan diri di selasar masjid, kemudian petugas membagikan menu berbuka puasa beserta kurma. 

Sambil menunggu waktu maghrib, jemaah disuguhkan penampilan musik hadrah. Penampilan akan berbeda setiap harinya, mulai dari hadrah, Tari Saman, Tari Sufi, musik gambus, dan lain-lain.

Salah satu jemaah Muhammad Alimatun, mengaku sangat menikmati suasana berbuka puasa di Masjid Zayed ini. Tadi datang bersama keluarga.

"Suasana yang berbeda, sangat ramai. Menunya juga enak," ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya ini menjadi momen berkunjung ke Masjid Zayed sebagai momen rutin selama bulan suci Ramadan. Dulu juga buka di sini beberapa kali.

Baca Juga: Catatkan Rekor MURI, Ini Cerita Buka Puasa Bersama Terpanjang di Solo

"Ke sini ingin menikmati suasana bulan puasa di Masjid Zayed. Dulu pernah kesini, terus kangen kesini lagi. Suasananya itu damai, ramai, seru," ungkap dia. 

Sementara itu Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed, Munajat, mengatakan tahun ini Masjid Zayed  membagikan 7.000 paket takjil dan 7.000 paket makan berat setiap harinya untuk masyarakat. 

"Variasi menu menjadi prioritas, untuk makan berat tersedia minimal 15 jenis lauk yang dilengkapi dengan sayur dan buah-buahan," terangnya.

Untuk pilihan takjil disiapkan 30-40 jenis makanan, mulai dari berbagai macam bubur, es buah, hingga kolak. Ini untuk memberikan pengalaman berbuka yang beragam bagi pengunjung.

"Jadi dari 7000 takjil itu ada 30-40 jenis. Itu mulai berbagai macam jenis bubur, berbagai macam jenis es buah, kolak, kayak gitu ya," kata dia.

Untuk teknis pembagian, lanjut dia, area jemaah laki-laki dan perempuan dipisah. Ada pengecualian bagi jemaah yang membawa keluarga, itu disediakan area khusus agar bapak, ibu, dan anak dapat berbuka dalam satu tempat tanpa harus dipisahkan.

"Jadi sekarang ada perubahan skema lokasi utama, area selasar akan dioptimalkan untuk menampung jemaah karena panggung pertunjukan akan diletakkan di bagian tengah," tandasnya.

Munajat menambahkan Masjid Zayed juga mengundang imam internasional baik dari Uni Emirat Arab (UEA) atau negara lain. 

Jadi salat tarawih akan dipimpin oleh imam internasional dari berbagai negara.

"Ada dua imam dari Uni Emirat Arab (UEA), serta masing-masing satu imam dari Maroko, Mesir, dan Pakistan yang akan bertugas secara bergantian setiap 5 hingga 7 hari," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Load More