Presiden ke-7 Jokowi usai dilakukan pemeriksaan. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
- Presiden Jokowi diperiksa Polda Metro Jaya di Mapolresta Solo pada Rabu (11/2/2026) terkait dugaan ijazah palsu.
- Pemeriksaan berlangsung 2,5 jam, fokus pada pendalaman proses perkuliahan Jokowi, termasuk pembuatan skripsi di UGM.
- Keterangan tambahan ini akan digunakan penyidik untuk pelimpahan berkas ke kejaksaan sebelum proses persidangan.
Apakah hanya Pak Jokowi saja yang diperiksa, Yakub menyebut ada beberapa hanya saja tidak diberitahu siapa-siapa saja.
"Tapi infonya memang minggu ini fokus para penyidik ada di Surakarta dan Jogjakarta. Kalau bayangan kami mungkin di Jogjakarta ada UGM kalau di sini mungkin ada beberapa saksi-saksi terkait dengan perkuliahan Pak Jokowi," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik
-
Lebih dari Sekadar Kopi: Menjelajah Sudut Baca Alternatif di Kopi Aloo Lokananta Solo
-
Duh! Atap di Pintu Gapit Kulon Keraton Solo Ambrol, Ditemukan Ada Tembok yang Retak
-
Kunjungi Guru Ngaji Jokowi, Gibran Minta Doa untuk Sang Ayah
-
Kaget Lihat Kondisi Keraton Kilen, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi jadi Prioritas