- Atap SDN Tegal Muncar Boyolali nyaris ambrol pada Sabtu, 17 Januari 2026 akibat hujan dan angin kencang.
- Siswa terpaksa mengungsi sementara di bangunan baru SMPN 1 Sawit mulai Senin, 26 Januari 2026.
- Penanganan awal meliputi penyangga bambu dan penutupan atap jatuh; kondisi telah dilaporkan ke Disdik Boyolali.
SuaraSurakarta.id - Atap SDN Tegal Muncar Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali kondisinya memprihatinkan dan nyaris ambrol.
Puluhan siswa pun terpaksa mengungsi sementara untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Informasi yang diterima, kondisi atap sekolah yang nyaris ambrol itu diketahui pada, Sabtu (17/1/2026) lalu. Penjaga sekolah yang sedang bersih-bersih mendengar ada suara "kretek".
"Itu awalnya ada angin, terus pak penjaga baru bersih-bersih di halaman, di bagian teras sekolah ada suara "kretek". Itu diketahuinya Sabtu, 17 Januari 2026 lalu," terang Plt Kepala SDN Tegal Muncar, Suparni, Senin, (26/1/2026).
Menurutnya memang beberapa hari itu turun hujan deras disertai angin terus ya.
Kondisi tiang di teras sekolah miring hampir ambruk, hal itu membuat kayu atap teras sekolah melengkung ke bawah dan genteng berjatuhan
"Karena beberapa hari ini memang hujan angin terus ya," katanya.
Suparni mengatakan saat ini untuk penanganan sementara menyangga kerangka atap dengan bambu. Lalu menutup atap yang gentengnya jatuh dengan MMT bekas.
"Itu sangat membahayakan siswa. Jadi ada penanganan sementara," ujar dia.
Baca Juga: Pemkab Batang Temui Dua Bocah Korban Dirantai di Boyolali
Untuk proses pembelajar dipindah ke bangunan baru SMP N 1 Sawit yang belum ditempati.
"Sementara waktu pembelajarannya dialihkan mulai hari ini Senin (26/1/2026). Diberi tempat di gedung baru SMPN 1 Sawit yang belum dipakai," sambungnya.
Sementara itu kondisi kerusakan SDN Tegal Muncar Sawit sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Boyolali.
"Sudah kita laporkan ke dinas pendidikan soal kondisi tersebut. Untuk pembangunan mungkin masih akan dikoordinasikan," jelas Koordinator PAUD Dikdas Kecamatan Sawit Nunung Wulandari.
Nunung menambahkan saat ini yang diutamakan itu keselamatan anak-anak dan tetap bisa belajar.
Di SDN Tegal Muncar Sawit itu jumlah siswanya ada 27 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Wapres Gibran hingga PB XIV Hangabehi Hadiri Upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X
-
Kronologi Peristiwa Tabrak Lari di Jongke Solo: Percobaan Penculikan Berujung Ricuh dan Viral
-
Atap Nyaris Ambrol hingga Disangga Pakai Bambu, Siswa SDN di Boyolali Ngungsi untuk KBM
-
Dana Hibah Keraton Solo Masih Ditahan Wali Kota, DPRD: Masyarakat Berhak Audit!
-
Kebutuhan Keraton Solo Selama 1 Tahun Capai Rp20 Miliar, Kubu Purboyo Sebut Masih Sering Nombok