Kericuhan antar pendukung dua kubu di Keraton Kasunanan Surakarta. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
- Seorang abdi dalem pengamanan PB XIV terluka akibat dugaan pengeroyokan saat kericuhan di Keraton Surakarta, Minggu (18/1/2026).
- Korban berinisial RP (23) mengalami luka di kepala dan kemaluan saat prosesi penyerahan SK Menteri Kebudayaan.
- Salah satu pelaku pengeroyokan teridentifikasi sebagai pengageng keraton berinisial SM, cucu mendiang PB XIII.
Terpisah Ketua Eksekutif LDA Keraton Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi saat dikonfirmasi mengatakan sedang mencari keterangan masalah tersebut.
"Sedang saya cari keterangan, kalau benar nanti tentunya akan didiskusikan dengan pihak terkait. Karena semua menjalankan tugas di lingkungan cagar budaya nasional yang bekerja atas SK menteri kebudayaan yang sudah di terima 9 Januari 2026," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan