- Presiden Jokowi menyatakan kesediaan hadir sidang jika diminta hakim terkait isu dugaan ijazah palsu.
- Jokowi menegaskan semua ijazah pendidikan asli, dari SD hingga S1 UGM, siap ditunjukkan.
- Mengenai perdamaian, Jokowi memisahkan urusan hukum dengan pengampunan bersifat pribadi, mengapresiasi transparansi kepolisian.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan siap hadir dalam persidangan ijazah palsu jika diminta oleh majelis hakim.
"(Ada rencana datang ke persidangan) Ya kalau diminta oleh yang mulia hakim, saya akan datang," terangnya, Rabu (24/12/2025).
Jokowi menjelaskan siap menunjukkan ijazah pendidikan yang asli mulai dari SD, SMP, SMA sampai kuliah S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Terutama untuk menunjukan ijazah asli dari SD, SMP, SMA sampai S1. Akan saya tunjukan semuanya," jelas dia.
Saat disinggung salah satu kuasa hukum tersangka ijazah yang mengakui kalau ijazah memang asli, Jokowi menyebut memang ijazahnya asli.
"Ya memang asli. Gimana sih, ya memang asli. Artinya ya memang asli," ungkapnya.
Apakah ada ruang untuk perdamaian bagi tersangka yang mengakui ijazahnya asli, Jokowi mengatakan kalau urusan maaf memaafkan itu urusan pribadi, kalau hukum itu urusan hukum.
"Sekali lagi, urusan maaf memaafkan itu urusan pribadi, urusan hukum ya urusan hukum. Tetapi memang kalau ada ruang untuk memaafkan kenapa tidak juga kita lakukan," papar dia.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi mengapreasi Polda Metro Jaya yang melakukan gelar perkara. Di mana dalam gelar perkara tersebut, diperlihatkan ijazah asli Jokowi kepada Roy Suryo dan yang lainnya.
Baca Juga: Kubu Jokowi Ajukan Eksepsi Gugatan Citizen Lawsuit Alumnus UGM
"Ya itu memang kan yang diminta oleh mereka. Dan saya melihat keterbukaan transparasi dari kepolisian, dari Polda Metro Jaya. Saya kira sangat bagus," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang