- Ketua LDA Gusti Moeng tidak diizinkan masuk Museum Keraton Kasunanan Surakarta karena pintunya digembok oleh kubu PB XIV Purboyo.
- Ketegangan ini terjadi menjelang rencana peresmian museum bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada hari berikutnya.
- Gusti Moeng menilai tindakan penggembokan mengganggu aktivitas adat keraton, sementara kubu lawan beralasan untuk mencegah keramaian.
"Hari ini saya memberikan jawabannya, terus dia itu siapa kok minta-minta itu. Katanya dari bebadan, itu bebadannya siapa," sambung dia.
"Permintaan kunci, ya tidak saya berikan. Saya itu jadi pengageng Sasana Wilapa sejak tahun 2004, sejak bapaknya (PB XIII) kami dudukan sebagai pemangku adat," lanjutnya.
Sementara itu GKR Timoer Rumbay mengatakan saat rapat di balaikota sudah disepakati hanya pekerja saja yang masuk ke museum.
"Saya juga kan di luar yang masuk pekerja saja. Supaya tidak menganggu jalannya pekerjaan. Kan tadi bisa dilihat beliaunya membawa orang sebanyak itu, nanti malah ramai," papar dia.
Soal pintu lain yang masih dikunci termasuk handrawina, Timoer menyebut itu tidak dalam pembahasan rapat tadi.
"Kalau mau menggunakan tinggal bersurat saja ke kelembagaan Keraton Surakarta yang sekarang sudah adanya sinuhun. Bisa digunakan siapapun asal ada surat izinnya yang jelas," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar