- Solo menawarkan banyak destinasi wisata dekat Pasar Gede yang dapat dicapai jalan kaki atau sepeda.
- Tujuh lokasi populer meliputi Alun Alun Lor, Benteng Vastenburg, dan Keraton Kasunanan Surakarta.
- Destinasi tersebut menyajikan perpaduan wisata sejarah, budaya otentik, dan pengalaman kuliner menarik.
Anda bisa menyusuri area benteng, melihat sumur tua, menikmati arsitektur pentagon, serta berfoto dengan latar bangunan kolonial yang megah. Harga tiketnya pun sangat terjangkau sehingga cocok untuk kunjungan singkat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
4. Gedung Juang 45 Solo
Masih satu kawasan dengan Benteng Vastenburg, Gedung Juang 45 Solo berada sekitar 750 meter dari Pasar Gede. Gedung ini memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial.
Pada awalnya difungsikan sebagai kantin tentara Belanda, kemudian menjadi markas militer Jepang, hingga akhirnya berubah menjadi panti asuhan dan markas TNI setelah masa kemerdekaan.
Kini Gedung Juang 45 menjadi lokasi wisata malam yang menarik. Anda bisa mengagumi arsitektur bangunan lama, berburu foto dengan atmosfer klasik, dan menikmati kuliner di sekitar area. Gedung ini buka dari sore hingga tengah malam sehingga cocok dijadikan destinasi penutup weekend.
5. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
Beranjak sedikit ke selatan dari Pasar Gede, Anda akan sampai di Keraton Kasunanan Surakarta. Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dan bisa ditempuh dengan berjalan santai. Keraton ini adalah pusat budaya dan pemerintahan tradisional Kasunanan, terdiri dari beberapa kompleks seperti Sasana Sewaka, Sitinggil, dan area taman Sriwedari yang penuh tanaman hias.
Keraton menyimpan benda pusaka, gamelan, hingga berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan perkembangan budaya Jawa. Mengunjungi keraton di akhir pekan bisa menjadi momen edukatif sekaligus perjalanan spiritual. Suasananya sangat kontras dengan hiruk pikuk kota modern.
6. Kampung Batik Kauman
Baca Juga: Era Baru Keraton Solo: PB XIV Purboyo Reshuffle Kabinet, Siapa Saja Tokoh Pentingnya?
Bagi pencinta batik, Kampung Batik Kauman adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Jaraknya sekitar dua kilometer dari Pasar Gede dan berada di kawasan yang dekat dengan Pasar Klewer. Kauman dikenal sebagai kampung batik tertua di Solo, tempat para perajin batik beraktivitas sejak puluhan tahun lalu.
Di sini Anda bisa melihat proses pembuatan batik dari menggambar motif, mengecap kain, hingga pewarnaan. Banyak workshop yang membuka kelas singkat bagi wisatawan. Selain belajar, Anda juga bisa berbelanja kain batik berkualitas tinggi atau produk turunannya seperti syal, kemeja, dan pakaian anak. Kampung Kauman adalah destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin membawa oleh oleh khas Solo.
7. Kampung Budaya Baluarti
Kampung Budaya Baluarti terletak tidak jauh dari Keraton Surakarta dan menawarkan pengalaman wisata budaya yang lengkap. Destinasi ini menghadirkan cooking class dengan menu khas seperti nasi liwet, serta kuliner tradisional seperti pecel Solo, cabuk rambak, dan tengkleng yang disajikan ala abdi dalem.
Anda juga bisa mencoba naik andong, melihat pertunjukan seni tradisional, dan membeli suvenir buatan warga lokal. Suasananya hangat dan edukatif, cocok untuk keluarga yang ingin merasakan atmosfer budaya Jawa secara langsung.
Menghabiskan akhir pekan di sekitar Pasar Gede Solo memberi Anda kesempatan untuk menjelajahi banyak destinasi tanpa harus berpindah terlalu jauh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perjuangan Ibu Balita Pengidap Penyakit Langka di Karanganyar, Bertahan Hidup dari Live TikTok
-
Terungkap! Teka-teki Pertemuan Tertutup Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi
-
Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?