- Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap ekonomi dan bisnis berbasis nilai-nilai Islam.
- Forum ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta membangun kolaborasi global di bidang ekonomi Islam.
- Ketua Pelaksana The 2nd International Summer Class, Murdiyah Hayati menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
SuaraSurakarta.id - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar The 2nd International Summer Class di Menara Syariah PIK2, Jakarta Utara.
Kegiatan bertema ekonomi syariah ini dilaksanakan untuk mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai daerah serta negara dalam satu forum pembelajaran lintas budaya.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap ekonomi dan bisnis berbasis nilai-nilai Islam.
Forum ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta membangun kolaborasi global di bidang ekonomi Islam.
Ketua Pelaksana The 2nd International Summer Class, Murdiyah Hayati menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Ia mengatakan sebagian besar peserta datang dari kampus-kampus Islam di Indonesia dan beberapa negara sahabat.
“Kegiatan The 2nd International Summer Class ini diikuti oleh 75 peserta dimana 49 orang itu dari UIN luar Jakarta. Kita tergabung dari 11 universitas yaitu UIN Jakarta, UIN Surakarta, Universitas Malikussaleh Aceh, Universitas Khairun Ternate, UIN Samarinda, IAIN Pontianak, UIN Malang, Universitas Trunojoyo Madura, UIN Semarang, UIN Jember serta dari Afganistan, Thailand, Gambia, Kamboja dan Filipina,” jelasnya.
Komisaris PT Fin Centerindo Satu, Harianto Solichin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari pelaku industri.
“Untuk itu mari kita bersama-sama jadikan The 2nd International Summer Class ini sebagai ajang pembelajaran yang berharga untuk menyerap ilmu baru serta berbagi pengalaman dan memperkaya wawasan kita serta dapat memberikan inspirasi positif bagi kita semua,” ujarnya.
Baca Juga: Transaksi Soloraya Great Sale Tembus Rp 10,7 Triliun, Ini Kata Gubernur Jateng
Acara tersebut dibuka dengan sesi inspiratif dari Ridho Muhammad Sakti, S.Farm., yang membawakan materi Entrepreneur Success Story. Ia menceritakan perjalanan dirinya membangun usaha dari nol hingga sukses. Sementara itu, Harianto Solichin kembali naik ke panggung untuk membawakan topik Formulating Customer-Centric Innovations yang menekankan pentingnya inovasi berbasis kebutuhan pelanggan.
Harianto menegaskan bahwa keberhasilan bisnis berawal dari kemampuan pelaku usaha untuk memahami manusia di balik angka dan strategi. Ia mengajak peserta untuk melihat pelanggan bukan sekadar konsumen, melainkan mitra yang menginspirasi lahirnya inovasi.
Peserta kemudian diajak untuk berpartisipasi dalam Focus Group Discussion bertema Idea for Summer Project. Diskusi itu berlangsung interaktif dan menampilkan ide-ide segar dari generasi muda yang ingin berkontribusi melalui pengembangan ekonomi Islam modern.
Menjelang sore, peserta berkesempatan untuk berkeliling kawasan PIK2 dan menikmati suasana santai di Aloha Pasir Putih. Salah satu peserta dari UIN Malang, Aidah Sandy Aulia, mengaku kagum terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Acaranya cukup menarik dan materinya itu daging dan langsung implementatif. Di PIK2 ini cukup teratur ya perkotaannya jadi tata kelola kotanya bagus dan bikin perasaan ingin balik kesini lagi suatu hari nanti,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan Gala Dinner di Menara Syariah yang berlangsung penuh keakraban dan tawa. Momen tersebut menjadi penutup hari yang meninggalkan kesan mendalam tentang persahabatan lintas budaya dan semangat belajar tanpa batas.
Melalui The 2nd International Summer Class, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan perannya sebagai kampus yang mendorong kolaborasi global di bidang ekonomi Islam. Program ini menyatukan semangat akademik, industri, dan nilai-nilai Islam dalam satu wadah pembelajaran yang berdaya hidup dan inspiratif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
5 Fakta dan Kronologi Pramugari Bus Indorent Cantika Meninggal dalam Kecelakaan Tol SoloNgawi
-
30 Ide Kado Valentine untuk Suami: Berkesan, Fungsional, dan Penuh Makna
-
Sidang Terbaru PT Sritex: Saksi Mengaku Namanya 'Dipinjam' untuk Transaksi
-
Respons Serangan Macan Tutul, Polsek Jatiyoso dan Tim Gabungan Sisir Lokasi Kejadian
-
Gelar Rakernas 2026 di HUT Pertama, APUDSI: Ketahanan Dimulai dari Desa