- Seperti diketahui program PIP merupakan dan diluncurkan tahun 2014 lalu saat Jokowi masih menjabat presiden.
- Karena banyak beasiswa-beasiswa yang diprogramkan sama beliau tidak turun ke masyarakat, hingga diduga dilakukan penggelapan.
- Bro Ron mengatakan bahwa selama ini timnya turun ke sekolah-sekolah berdasarkan laporan masyarakat mengenai dana PIP tidak pernah turun.
SuaraSurakarta.id - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron) menemui Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya di Jalan Kutai Utara 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (8/10/2025).
Selain bersilahturahmi, kedatangan juga untuk melaporkan dugaan penggelapan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada Jokowi.
Seperti diketahui program PIP merupakan dan diluncurkan tahun 2014 lalu saat Jokowi masih menjabat presiden.
"Huh berat tugasnya. Ya, intinya kami tetap dukung Mas Kaesang mengenai partai PSI," terangnya saat ditemui usai bertemu Jokowi, Rabu (8/10/2025).
Saat pertemuan tadi juga dilakukan brifing mengenai kegiatan di dunia pendidikan. Karena banyak beasiswa-beasiswa yang diprogramkan sama beliau tidak turun ke masyarakat, hingga diduga dilakukan penggelapan.
"Kebetulan bapak saya brifing mengenai kegiatan kami di dunia pendidikan selama ini. Dunia pendidikan yang sangat mengecewakan, beasiswa-beasiswa yang diprogramkan oleh bapak dari 2017 banyak yang tidak turun ke masyarakat," ungkap dia.
"Saya melapor ke beliau dan beliau sangat mendukung untuk membuat gerakan ini lebih besar lagi," lanjutnya.
Bro Ron mengatakan bahwa selama ini tim Bro Ron turun ke sekolah-sekolah berdasarkan laporan masyarakat mengenai dana PIP tidak pernah turun.
Padahal saat dicek di website kementerian ternyata pernah turun dana dari pemerintah baik itu dari 2017 sampai 2025, banyak sekali penyelewengan.
Baca Juga: Muncul Tudingan Ada 'Agen' Dibalik Pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir, Siapa Dia?
"Saya melapor ke bapak dalam 9 bulan saja sudah mengamankan Rp 10 miliar lebih dan itu hanya di dua kecamatan. Beliau mengarahkan kami untuk tetap semangat dan membuat ini gerakan ini lebih besar lagi," papar dia.
Bro Ron menjelaskan dana yang diselewengkan itu dilakukan oleh kepala sekolah maupun operator atau bendahara sekolah.
"Setelah kami audit dana itu kembali ke masyarakat. Jadi saya melapor kegiatan sosial kami saja," sambungnya
"Pesan bapak, yaitu dukung ketua umum kita sampai 2030 dan segala kegiatan partai. Kita besarkan PSI," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Utang Sewa Stadion Manahan Tembus Miliaran? Persis Solo Disebut Penunggak Terbesar
-
Syok! 7 Fakta Truk Boks Tabrak 6 Kendaraan di Kartasura, Nyaris Ada Korban Jiwa
-
Estimasi Total Biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS 2026: Setara dengan Harga Mobil LCGC?
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Geger Politik! PSI Klaim 20 Anggota DPR Aktif Pindah Haluan, Efek Jokowi Jadi Magnet Kuat?