SuaraSurakarta.id - Sebanyak 85 mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi atau STT Warga Surakarta mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik tahun 2025.
Penerjunan para mahasiswa ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Polokarto pada Senin (11/8/2025). Kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Camat Polokarto, jajaran Muspika, dan tujuh kepala desa.
Koordinator KKNT, Dr. Musabbikhah, menyampaikan sebanyak 85 mahasiswa akan diterjunkan ke tujuh desa, yaitu Kemasan, Kenokorejo, Bulu, Polokarto, Genengsari, Rejosari, dan Tepisari.
Kegiatan ini menjadi salah satu program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melakukan pembangunan desa.
Camat Polokarto, Hery Mulyadi, menyambut baik kedatangan para mahasiswa. Ia berharap mahasiswa STT Warga bisa membantu menyelesaikan masalah di desa, khususnya dalam hal penanganan ternak dan sampah yang masih menjadi prioritas utama.
"Semoga waktu yang singkat ini bisa mewujudkan program yang telah direncanakan dari kampus. Saya percaya bersama mahasiswa STT Warga bersinergi membangun desa," ujar Hery Mulyadi.
Ciptakan Inovasi dan Profesionalisme
Sementara itu, Ketua STT Warga Ir. Arif Setyo Nugroho, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa KKN Tematik bertujuan untuk menciptakan inovasi teknologi, termasuk dalam penanganan limbah ternak dan pengembangan UMKM.
Menurutnya, melalui KKN, mahasiswa akan berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan.
Baca Juga: Dua Remaja Pelaku Pembacokan Ustaz Muda di Kartasura Ditangkap, Ini Identitasnya
“Dengan hidup di tengah-tengah masyarakat, akan tumbuh dari dalam diri mahasiswa sifat profesionalisme, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan,” terangnya.
Kegiatan ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bertajuk #DiktisaintekBerdampak.
Sebagai simbol sinergi, Ketua STT “Warga” memberikan kenang-kenangan cenderamata kepada Camat Polokarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar