SuaraSurakarta.id - Penceramah asal India Zakir Naik akan menggelar safari dakwah dibeberapa daerah di Indonesia.
Kota Solo menjadi salah satu daerah yang pertama akan dikunjungi Zakir Naik.
Rencana safari dakwah di Kota Solo akan digelar di Edutorium KH. Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (8/7/2025) nanti.
Informasinya Zakir Naik sudah tiba di Kota Solo, Minggu (6/7/2025) kemarin.
"Sekarang ini Doktor Zakir Naik sudah berada di Kota Surakarta (Solo) dan insya Allah, malam besok akan mengadakan gala dinner di ballroom Hotel Anaya Azana Tawangmangu. Kemudian pada tanggal 8 Juli 2025 mulai kegiatan dakwah di Gedung Edutorium UMS," terang Ketua Panitia Dr Zakir Naik Visit Indonesia 2025, Dondy Tan, Senin (7/7/2025).
Dondy mengatakan pada safari dakwah Zakir Naik ini mempersilakan peserta dari agama apapun untuk datang.
Bahkan memberikan waktu bagi non muslim yang nantinya ingin bertanya ke Zakir Naik dan akan disediakan tempat.
"Untuk non muslim kita beri tempat duduk di depan atau di belakang VIP. Nanti pada sesi tanya jawab akan diberikan kesempatan bertanya," ungkap dia.
Menurutnya sampai saat ini sudah ada 5.800 peserta yang mendaftar datang dan menyaksikan ceramah Zakir Naik. Untuk kapasitas Edutorium UMS sendiri mencapai 10 ribu orang.
Baca Juga: 5 Ide Kegiatan yang Lebih Islami untuk Menyambut Tahun Baru 2025
"Di Solo yang sudah mendaftar online sekira 5.800 orang. Menurut informasi dari pengelola gedung Edutorium UMS, yang di dalam, tengah, bisa sekitar 6.000 orang, ditambah yang tribun fasilitasnya bisa sekitar 8.000 sampai 10.000 orang," katanya.
Dondy menyatakan tidak membatasi kalangan peserta. Bahkan, untuk peserta non muslim juga diperbolehkan datang.
"Kegiatan ini terutama memang untuk peserta dari kalangan Islam, tapi dari agama lain pun dipersilahkan datang," tuturnya.
Dondy menyebut kunjungan ke Indonesia ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Zakir. Sebelumnya sekitar tahun 2017 sudah pernah mengatakan safari dakwah di beberapa Kota di Indonesia.
"Dulu tahun 2017 juga pernah datang ke Indonesia. Ke Jogja, Gontor, Makassar dan Bekasi," ujarnya.
Terkait untuk pengamanan, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Juga tetap mengurus izin keramaian dan mengurus perizinan, ini tidak hanya sampai Polres tapi juga Polda (Polda Jawa Tengah). Kami juga dibantu pengamanan oleh petugas dari pengamanan objek vital dan dari teman-teman instansi lain," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang