SuaraSurakarta.id - Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS), Devita Sari Anugraeni (22) yang lompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo akhirnya ditemukan, Rabu (2/7/2025).
Informasi yang diterima, korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB di utara jembatan ring road Mojosongo dengan jarak 3,3 km dari titik datum di Jembatan Jurug.
Korban dievakuasi petugas sekitar pukul 12.05 WIB dan pukul 12.25 WIB korban berhasil diangkat. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo.
"Untuk penemuan tadi subyek alhamdulillah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 12.00 WIB. Terus subyek mulai dievakuasi itu pukul 12.05 WIB, selanjutnya berhasil dievakuasi dan diangkat pukul 12.25 WIB. Selanjutnya subyek dibawa ke RSUD Dr Moewardi," terang Humas Posko SAR Gabungan pencarian korban, Yohan Tri Anggoro saat ditemui, Rabu (2/7/2025).
Yohan mengatakan untuk lokasi penemuan subyek itu di utara Jembatan Ring Road yang berjarak 3,3 km dari titik datum. Subyek ditemukan sudah meninggal dunia.
"Lokasi penemuan itu di utara Jembatan Ring Road. Untuk penanganan selanjutnya diserahkan pihak rumah sakit, karena tim SAR gabungan hanya pencarian saja," ungkap dia.
Selama dua hari pencarian petugas mengalami sejumlah kendala di lokasi.
Dari tim selam menyebutkan ada arus deras dibawah terus kontur air yang sangat jarak pandangnya terbatas atau feasibility hampir nol zero.
"Airnya itu sangat keruh. Terus medannya itu berlumpur jadi untuk penyelaman agak terganggu di situ. Ketinggian air itu antara 3-5 meter menurut dari tim selam," jelasnya.
Baca Juga: Strategi Baru Berantas Korupsi: Guru Besar UNS Pujiyono Dorong Pemiskinan Harta Koruptor
Untuk pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB dengan apel personil.
Selanjutnya pukul 08.15 WIB pemberangkatan SRU 1 LCR dan SRU 2 LCR dengan melakukan penyisiran sampai Pos Ngelo.
Pada Pukul 08.51 WIB, pemberangkatan SRU pantauan darat Ngelo.
Pukul 11.23 WIB, LCR BPBD Temanggung melakukan penyisiran dari titik datum menuju pos Ngelo. LCR SRU 1 dan 2 sampai di pos Ngelo dan pukul 11.37 ditarik menuju posko induk dengan hasil nihil tanda.
Selanjutnya Personel BPBD Temanggung beserta LCRnya telah melakukan penyisiran sampai pos ring road. Pada Pukul 12.00 dugaan tanda tanda survivor mulai terlihat di koordinat 7°32'36"S 110°52'25"E yang berjarak 3,3 km dari titik datum.
Percobaan Bunuh Diri
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin