SuaraSurakarta.id - Polres Karanganyar belum menetapkam tersangka dalam kasus kecelakaan maut minibus yang terjadi Jalan Magetan-Tawangmangu, Sabtu (17/5/2025).
Kecelakaan tunggal itu diketahui menimpa rombongan wisata asal Cepu, Blora saat melintasi jalur lama Tawangmangu dari arah Magetan.
Minibus Elf bernomor polisi S 7338 A dilaporkan mengalami rem blong dan menabrak pondasi jembatan dan menewaskan lima orang.
Melansir Jatengnews.id--jaringan Suara.com, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Karanganyar, Iptu Yudo Sukarno mengatakan, saat ini, pihaknya masih mendalami terjadinya kecelakaan tersebut.
Pihaknya juga secara intensif meminta keterangan pengemudi minibus Elf bernama Heri P.
"Selain meminta keterangan pengemudi, kami juga meminta keterangan warga sekitar," kata Iptu Yudo, Senin (19/5/2025).
Disisi lain, sampai saat ini, sejumlah korban masih menjalani perawatan di RSUD Karanganyar, serta satu korban dirujuk ke RS Moewardi Solo.
Sebelumnya, pada Minggu (18/5/2025), Polres Karanganyar, Polda Jawa Tengah bersama Tim Subditlaka Korlantas Polri, melakukan olah TKP lanjutan di lokasi kejadian dijalur lama arah Magetan-Tawangmangu, tepatnya di Dusun Banaran.
Olah TKP dengan sistem Traffic Accident Analisis (TAA) dan menggunakan alat 3D Laser Scanner. Olah TKP dengan sistem TAA ini, untuk melakukan rekonstruksi, sebelum, sesaat dan sesudah terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tawangmangu: Minibus Terguling, 5 Orang Tewas
Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Ruben Takaendengan menyampaikan, Tim TAA telah melakukan peninjauan lokasi dan scanning.
Proses ini memungkinkan petugas menganalisis secara menyeluruh kondisi jalan, sudut tikungan, hingga kecuraman medan yang diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan.
"Jadi langkah ini sebagai investigasi secara ilmiah setelah terjadinya kecelakaan," kata Kombes Ruben.
Hasil dari TAA, lanjut Ruben, akan dijadikan sebagai bukti petunjuk guna mengungkap terjadinya kecelakaan maut tersebut.
"Saat ini pengemudi sudah kami amankan ke Unit Laka. Kendaraan juga sudah kami cek fisiknya. Ini masih dalam proses penyelidikan," paparnya.
Informasi yang dihimpun dari warga, kecelakaanb ermula saat kendaraan yang membawa belasan penumpang meluncur dari arah Cemorokandang (atas) menuju Tawangmangu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok