Dengan mengikuti program ini, warga Solo berpeluang bekerja di luar negeri tanpa mengeluarkan biaya alias gratis.
Respati Ardi, menjelaskan RSK adalah ekosistem ketenagakerjaan dalam dan luar negeri yang disiapkan Pemkot Solo.
Nantinya, kata Respati, Pemkot akan memberlakukan tarif Rp0 atau gratis bagi warga tidak mampu untuk mengikuti pelatihan sebelum berangkat kerja.
Sementara itu, Kepala Disnaker Solo, Widyastuti Pratiwiningsih, mengatakan tujuan program RSK adalah memacu warga Solo agar bisa ditempatkan kerja baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam menjalankan program ini, Disnaker akan menggandeng sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) yang sudah SO atau sending organization.
LPK SO adalah lembaga yang bisa merekrut, mengelola, serta mengirimkan tenaga kerja keluar negeri melalui jalur formal yang diakui pemerintah kedua negara.
"Di Solo ini LPK SO sudah ada lima khususnya program magang Jepang," imbuh dia.
Selain LPK SO, RSK juga akan berkolaborasi dengan Sekolah Vokasi UNS, BPPP, dan Solo Technopark. Harapannya dengan kolaborasi di ekosistem ini bisa menekan biaya pemberangkatan serendah-rendahnya atau bahkan Rp0.
Widyastuti menyebut tantangan utama implementasi RSK adalah karakteristik warga yang cenderung enggan merantau dan telanjur merasa nyaman dengan kehidupan di Kota Solo.
Baca Juga: Krenova Banjir Apresiasi, Respati Ardi Siapkan 'Peluru' Modal Lewat Koperasi Merah Putih
Hal ini tampak dalam beberapa program pelatihan gratis yang ditawarkan Disnaker yang belum banyak masyarakat yang berpartisipasi.
"Itu tantangan kita bersama bagaimana caranya agar minat warga Solo untuk bekerja di luar negeri itu tinggi. Penginnya kan dengan bekerja di luar negeri mindset-nya terbuka dan tidak perlu lama di sana, karena mereka bisa mengembangkan keahliannya di Indonesia," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Ikuti Arahan Gubernur, Respati Ardi Bakal Terapkan Bike To Work ke ASN
-
Perdagangan Daging Anjing di Jateng: Bisnis Gelap yang Sulit Diberantas, Solo Raya Jadi Episentrum!
-
Viral PB XIV Purboyo Pakai Jarik Motif Parang Terbalik di Acara Halabihalal
-
Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi
-
Ketahuan! Tukang Becak Nekat Buang Sampah Restoran di Lokasi CFD Solo, Pemkot Kejar Pemilik Usaha!