Salah satu cerita yang sering terdengar adalah penampakan sosok wanita berambut panjang, mengenakan kebaya lusuh, berdiri diam di pinggir jembatan. Ketika didekati, sosok itu menghilang.
Ada juga yang melihat barisan bayangan berjalan pelan-pelan di tepi jembatan—seperti iring-iringan orang menuju kematian.
Seorang pengemudi ojek daring pernah membagikan kisahnya. Ia mendapat pesanan penumpang dari pinggir jembatan pada pukul 1 dini hari. Penumpang itu naik tanpa suara, hanya menunjuk arah.
Tapi ketika motor melaju sampai tengah jembatan, penumpang itu lenyap begitu saja. Tak ada jejak, tak ada suara. Hanya dingin yang menggigit kulit, dan bau anyir yang entah dari mana asalnya.
Suara-suara aneh juga sering dilaporkan oleh warga sekitar. Ada yang mendengar tangisan lirih dari bawah jembatan. Ada pula yang mendengar jeritan—panjang, menyayat, dan putus asa—tapi tak pernah jelas dari mana datangnya.
Beberapa warga menyebut sering mencium bau anyir darah atau bunga melati menyengat tanpa sebab. Bahkan ada cerita tentang sopir truk yang kendaraannya mendadak mogok di tengah jembatan.
Mesin tak mau menyala hingga sopir itu spontan meminta maaf kepada 'yang tak kasatmata'. Setelah itu, mesin kembali hidup seolah tak terjadi apa-apa.
Kini, jembatan asli Bacem tinggal fondasi tua yang ditelan rerumputan. Di sebelahnya berdiri jembatan baru yang lebih kokoh dan modern. Tapi pembangunan fisik tak menghapus memori spiritual. Warga percaya, meskipun bangunannya baru, arwah-arwah lama masih berkeliaran.
Beberapa paranormal yang pernah datang ke lokasi menyebut Jembatan Bacem sebagai 'pintu tak terlihat' yang menghubungkan dunia nyata dan dunia arwah.
Baca Juga: Panen Raya di Sukoharjo, Ahmad Luthfi: Jateng Kantongi 4,09 Juta Ton Padi
Konon, mereka yang mati tak wajar di tempat itu sulit tenang, karena kematian mereka tidak disertai doa dan penguburan yang layak.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali