SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo terpilih, Respati Ardi-Astrid Widayani menegaskan akan mencanangkan 8 misi yang disebut Asta Cita Surakarta.
Asta Cita Surakarta tersebut merupakan turunan dari program Asta Cita milik Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Respati-Astrid akan membuat Program Asta Cita Surakarta. Wes sip," terang Wali Kota Solo terpilih Respati Ardi saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (10/2/2025).
Meski demikian, dirinya enggan menjelaskan secara detail terkait program Asta Cita Surakarta tersebut, karena sedang dibahas. Respati meminta agar masyarakat untuk menunggu.
"Tunggul tanggal mainnya nanti. Ini sedang dibahas," ungkapnya.
Respati mengakui ini memang turunan dari program Prabowo-Gibran. Sehingga akan terkoneksi antara program daerah dengan pusat.
"(Turunannya program Pak Prabowo) Yo pasti. Tidak ada program selain program Pemerintahan Prabowo-Gibran," jelas dia.
"(Setelah dilantik) Langsung kerja pastinya," lanjutnya.
Respati-Astrid terus menyinkronkan program-programnya dengan Pemkot Solo.
Baca Juga: Soal Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil, Ini Langkah Pemkot Solo
Nantinya program-programnya itu akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Tadi sudah berbagi ide dan gagasan kami berdua untuk visi misi ke depan," sambung dia.
Sementara itu Sekda Solo Budi Murtono mengatakan bahwa pertemuan dengan wali kota dan wakil wali kota terpilih merupakan lanjutan pertemuan yang kemarin.
"Kita ingin mensinkronkan apa yang menjadi visi misi wali kota dan wakil wali kota terpilih nanti, ya akan kita tuangkan dalam RPJM. Kemarin bahasa-bahasa kampanye itu kita terjemahkan menjadi bahasa-bahasa program, ini tadi membahasnya ke situ," jelasnya.
Budi mengatakan dalam pertemuan tadi muncul delapan program kerja yang disebut Asta Cita Respati-Astrid. Namun belum tahu secara pasti, apakah cuma cukup delapan atau nanti bertambah.
"Kita masih ada pembahasan-pembahasan lagi. Delapan program itu bidangnya macam-macam, ada ekonomi, budaya, pariwisata, kesehatan, hingga ketenagakerjaan ada semua tadi,' tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa