SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Jokowi mengaku banyak menerima telepon dari para calon kepala daerah yang ikut kontestasi Pilkada serentak 2024.
Jokowi, bahkan harus menerima telepon yang masuk hingga pukul 22.00 WIB usai hasil hitung cepat atau quick count pilkada selesai, Rabu (27/11/2024).
"Ya banyak yang telepon. Sampai jam 10 (malam), ya telepon-telepon saja. Komunikasi kan tidak harus bertemu," ujar Jokowi saat ditemui, Kamis (28/11/2024).
Jokowi mengaku yang mengucapkan selamat buat mereka yang telepon karena menang.
"Saya yang mengucapkan selamat, karena menang," ungkap dia.
Pada kesempatan tersebut, Jokowi minta kepada pasangan calon (paslon) yang menang meski lewat quick count harus rendah hati, jangan jumawa.
"Ya, yang menang tetap rendah hati jangan jumawa. Yang kalah pun nanti 5 tahun yang akan datang masih ada kesempatan untuk ikut lagi," jelasnya.
"Saya kira itulah kematangan kita dalam berdemokrasi," lanjut dia.
Menanggapi soal proses Pilkada serentak 2024 kemarin, Jokowi menyebut tahapan pilkada sudah berjalan dengan baik dan lancar.
Baca Juga: Hentikan Dominasi PDIP, Respati Ardi-Astrid Widayani Segera Cetak Sejarah di Pilkada Solo
"Ya, alhamdulillah seluruh tahapan pilkada berjalan dengan baik. Saya mendengar semua daerah berjalan aman, lancar. Saya kira itu yang kita harapkan," paparnya.
Jokowi mengatakan bahwa proses pilkada serentak 2024 ini telah menunjukan kematangan masyarakat dalam berpolitik.
"Ya, ini menunjukan kematangan kita dalam berpolitik, dalam berdemokrasi. Saya kira sangat bagus sekali," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Cetak Rekor MURI, Digelar di 131 Lokasi Indonesia
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia