SuaraSurakarta.id - Dunia pendidikan Kabupaten Sukoharjo digegerkan dengan terungkapnya kasus persetubuhan anak di bawah umur.
Seorang siswi SMPN kelas IX berinisial PO (14) diduga menjadi korban kasus persetubuhan oleh adik kelasnya berinisial DP (13).
Orang tua korban pun akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Sukoharjo, Senin (18/11/2024) siang.
Kuasa hukum korban, Api Nugraha mengatakan kasus tersebut terbongkar dari razia handphone di sekolahan belum lama ini. Dimana ditemukan video asusila persetubuhan siswa tersebut.
Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Warga Terduga Teroris di Sukoharjo, Ini yang Ditemukan
"Kami melaporkan bahwa terjadi persetubuhan. Dengan merekam diduga pelaku melakukan ancaman jika tidak dituruti akan menyebarkan rekaman tersebut," kata Nugraha.
Dia mengatakan ayah korban PO melaporkan kejadian itu di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukoharjo.
"Jadi anak pelaku ini melakukan pemaksaan terhadap anak korban, sehingga terjadi persetubuhan selayaknya suami istri," kata dia.
Kejadian itu, lanjut dia, melakukan pemaksaan terhadap anak korban saat pulang sekolah. Lokasi kejadian di rumah kontrakan anak korban saat kedua orang tua anak korban sedang bekerja.
"Hasil penelusuran peristiwa itu terjadi sejak bulan Juni dan Oktober 2024 yang dilakukan oleh pelaku," paparnya.
Kanit PPA Ipda Ika Resta mewakili Kasatreskrim Polres Sukoharjo membenarkan adanya laporan tersebut dengan nomor aduan STTA/1129/XI/2024/Reskrim, tertulis laporan aduan pada tanggal 18 November 2024.
"Ya ada laporan aduan kasus persetubuhan anak di bawah umur sudah diterima Polres Sukoharjo," kata Ika.
Dia menambahkan pihaknya segera melakukan penindakan sesuai prosedur kasus anak dibawah umur.
Berita Terkait
-
Tragis! KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, 4 Tewas di Tempat
-
Cabuli Bocah Lalu Jual Video ke Australia, Janggalnya Kekayaan LHKPN Kapolres Ngada Cuma Rp14 Juta?
-
Mudik Gratis Lebaran 2025 Pemkab Sukoharjo, Ini Syarat Daftarnya
-
Miris! Siswi SMP di Bombana Hamil 6 Bulan, Korban Rudapaksa Ayah Angkat dan 2 Pria Lain
-
Komentar Ahli Gizi terkait Puluhan Siswa Sukoharjo Keracunan Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Solo Tertibkan Parkir Liar, 6 Mobil Kena Tindak Tegas di Pasar Gede
-
Pasca-Lebaran 2025, Ekonomi RI Diprediksi Pulih Berkat Stabilitas Harga Pangan
-
Bantolo, Tirto, Maruto: Nama Indah untuk 3 Bayi Harimau Benggala di Solo Safari
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
-
Momen Gibran Bagi-bagi THR ke Anak-anak di Rumah Jokowi, Warga Datang dari Malang