Sapto menambahkan sudah minta klarifikasi ke pihak paslon 02 terkait masalah ini. Informasinya APK yang ada logo PBB akan dicopot semua.
"Sudah kita sampaikan keberatan ke tim paslon 02. Katanya mau di copot semua," tandas dia.
Sementara itu Komisioner Bawaslu Solo, Poppy Kusuma Nataliza Wijaya mengatakan bahwa pelaporan DPC PBB Solo itu yang mempermasalahkan soal dukungan.
"Ini baru kita buat kajian terlebih dahulu. Laporan sudah kita terima dan sudah diberikan bukti laporan penerimaan," imbuhnya.
Poppy menyebut nanti selama dua hari Bawaslu akan melakukan kajian terkait pelaporan ini. Setelah dua hari akan disampaikan apakah itu memenuhi syarat atau seperti apa.
"Jadi selama dua hari ini kita akan mendalami dulu. Membuat kajian awal," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Bawaslu Solo Buka Suara Soal Ijazah Gibran di Pilkada 2020
-
Soal Ijazah Gibran, KPU Solo Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Secara Faktual
-
Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi Petani dan Pengusaha Kelapa di Indragiri Hilir
-
Budaya Antikorupsi Diperkuat, BRI Gelar PELOPOR 2026 Bersama KPK
-
METRO Modest Fashion Week 2026 Digelar di Solo, Syariah Card Melonjak 95 Persen