Sapto menambahkan sudah minta klarifikasi ke pihak paslon 02 terkait masalah ini. Informasinya APK yang ada logo PBB akan dicopot semua.
"Sudah kita sampaikan keberatan ke tim paslon 02. Katanya mau di copot semua," tandas dia.
Sementara itu Komisioner Bawaslu Solo, Poppy Kusuma Nataliza Wijaya mengatakan bahwa pelaporan DPC PBB Solo itu yang mempermasalahkan soal dukungan.
"Ini baru kita buat kajian terlebih dahulu. Laporan sudah kita terima dan sudah diberikan bukti laporan penerimaan," imbuhnya.
Poppy menyebut nanti selama dua hari Bawaslu akan melakukan kajian terkait pelaporan ini. Setelah dua hari akan disampaikan apakah itu memenuhi syarat atau seperti apa.
"Jadi selama dua hari ini kita akan mendalami dulu. Membuat kajian awal," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna