SuaraSurakarta.id - Polresta Solo menerjunkan sebanyak 26 personel untuk pengawal pribadi (qalpri) bagi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.
Waka Polresta Solo, AKBP Catur Cahyono Wibowo menjelaskan, jumlah tersebut akan disebar untuk mengawal paslon Teguh Prakosa-Bambang Gage dan Respati Ardi-Astrid Widayani saat kampanye Pilkada 2024.
"Tim itu akan mengawal kandidat mulai hari ini dan selama masa Pilkada Serentak 2024 di Solo," kata dia mewakili Kapolresta Kombes Pol Iwan Saktiadi, Selasa (24/9/2024).
Menurutnya, 26 personel itu terdiri dari dua perwira dan 12 anggota Polresta Solo.
Selama masa penugasan itu, pihaknya berharap agar tim Walpri tetap menjaga netralitas profesionalitas kepolisian.
Terpisah, Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, personel Walpri merupakan anggota pilihan yang telah disiapkan untuk mendampingi dan mengamankan calon gubernur dan wakil gubernur, serta calon bupati/walikota dan wakilnya.
"Tugas ini tidak main-main, rekan rekan adalah personil pilihan yang telah disiapkan melalui berbagai proses pelatihan untuk mengawal calon pilkada," tegasnya.
Dirinya berharap, setelah menjalani berbagai pelatihan, para personil Walpri mampu menunjukkan kemahiran, keterampilan dan profesionalitas dalam tugasnya.
"Jaga netralitas, jaga marwah dan wibawa Polri. Perhatikan sikap dan tutur kata. Pola tindak dan pola pikir dalam setiap langkah tugas harus selalu dijaga. Walpri harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan situasi," katanya.
Baca Juga: Sah! Respati Ardi-Astrid Widayani vs Teguh Prakosa-Bambang Gage di Pilkada Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox